Tangerang, SIBER88.CO.ID_Untuk menanggulangi sejumlah wilayah yang tergenang saat hujan lebat, penuh dengan sampah dan Lumpur sungai di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air melakukan normalisasi Sungai Ciketapang, agar para nelayan yang melintas di sungai tersebut, dengan harapan Nelayan di Kecamatan Mauk bisa melakukan semua kegiatan, aktivitas dan rutinitasnya dengan baik dan lancar. Kamis (25/11/2021).
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Drs.H.Slamet Budi M.Si mengatakan, Normalisasi Sungai Ciketapang Kecamatan Mauk ini upaya dan langkah terbaik bagi masyarakat pesisir utara khususnya di Pantura Kabupaten Tangerang, dimana mayoritas masyarakatnya sebagai nelayan. ” Kami melaksanakan normalisasi ini agar para perahu nelayan bisa berjalan dengan baik dan lancar, sehingga roda perekonomian masyarakat nelayan bisa terus digenjot agar mendapatkan hasil panen ikan yang banyak “, terang Kadis BMSDA
Normalisasi ini, sambung Drs H.Slamet Budi,M.Si, untuk memperlancar dan mempermudah jalan perahu para nelayan ketika sedang mencari hasil laut, dan lumpur yang ada di aliran Sungai Ciketapang ini sudah dibersihkan dengan menggunakan tata cara menggali dengan mesin Excavator, bekas hasil galiannya pun dimuat ke mobil angkutan material dan dibuang kepada tempatnya.
Untuk diketahui, pelaksanaan normalisasi Sungai Ciketapang dengan menggali lumpur manual 57m (432 m3) , Galian lumpur mekanis 250m (6.887 m3), dengan menggunakan 2 unit alat berat Excavator. dan Progres pekerjaan sampai minggu ke IV yaitu 15 November 2021 Sampai dengan 19 November 2021, sudah mencapai 80,82%.
“Dengan normalisasi Sungai Ciketapang diharapkan para perahu nelayan bisa berjalan dengan baik dan lancar,
Dan roda perekonomian masyarakat Kecamatan Mauk khususnya, bisa berjalan dengan lancar seperti sediakala,” ujar Slamet Budi.
Ditempat yang sama, Camat Kecamatan Mauk Arif Rachman Hakim S.STP, M.Si mengucapkan terimakasih banyak kepada Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang yang sudah melaksanakan kegiatan Normalisasi di Sungai Ciketapang, Kecamatan Mauk. ” Kami atas nama masyarakat sangat berbahagia karena sudah tidak ada lagi genangan sampah dan lumpur di sekitar Sungai Ciketapang, Mauk”, ucapnya.
Ditambahkan Camat Mauk, dirinya juga menghimbau kepada masyarakat sekitara Sungai Ciketapang agar menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, dan tidak mencemari sungai ataupun laut.
” Ini merupakan langkah dan upaya kami di Kecamatan Mauk sudah memberikan penyampaian kepada masyarakat untuk menjaga lingkungan, dan bilamana ada masyarakat yang ketahuan membuang sampah di sungai atau dilaut akan kami berikan tindakan dan teguran keras”, tegas Camat.
Semoga kedepannya, lanjut Mantan Sekcam Balaraja, masyarakat Kecamatan Mauk bisa lebih mencintai lingkungan, menjaga dan merawat lingkungan, karena kebersihan adalah sebagian dari pada iman.
Ditambahkan, Kepala Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Sumber Daya Air, Agung Rumedi ST, M.IP menambahkan, Kerja kami untuk mencegah banjir dengan tidak membuang sampah ke sungai atau saluran.
“Jangan giliran banjir selalu menyalahkan pemerintah. Mari bersama-sama dengan Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kecamatan Mauk khususnya Desa Ketapang, meraih cita-cita bersama Gerbang Mapan atau Gerakan Pembangunan Masyarakat Pantai, untuk mempercepat pertumbuhan infrastruktur masyarakat pantai yang terdapat di wilayah utara Kabupaten Tangerang agar siap menyongsong pembangunan kawasan reklamasi pantai utara yang direncanakan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru,” paparnya. (Ibnu)
























