Kasrem 043/Gatam Pimpin Upacara Peringatan Harkitnas ke-118

Kota Metro Lampung, SIBER88.CO.ID_Kepala Staf Korem 043/Gatam,Kolonel Kav Roli Dewanto, pimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional(Harkitnas)ke-118,Rabu (20/5/2026), bertempat di lapangan upacara Korem 043/Gatam.

Peringatan Harkitnas ke-118 ini mengusung tema, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, diikuti prajurit dan PNS Korem 043/Gatam dan jajaran, serta dihadiri Kasiren Korem 043/Gatam, Kasiter Kasrem 043/Gatam, Danden Pom II/3 Lampung dan Wadanden Pom II/3 Lampung.

Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 merupakan momen penting dalam menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan cinta tanah air, menghormati jasa para tokoh perintis kebangkitan nasional dan menjadi sarana edukatif yang efektif bagi generasi muda memberi ruang refleksi nasional terhadap perjalanan sejarah dan kemajuan bangsa.

Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid, dalam amanatnya yang dibacakan Kasrem 043/Gatam menyampaikan bahwa peringatan ini merefleksikan momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi boedi oetomo pada tahun 1908. Secara filosofis, kebangkitan nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri.

“Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga ibu pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui perlindungan para tunas bangsa. Tema ini juga menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar, “terangnya.

Lebih lanjut Menteri Komdigi mengajak, dalam momen peringatan hari kebangkitan nasional tahun 2026 untuk bersama -sama meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita, delapan misi besar yang harus dicapai bersama, sebagai kompas utama dan mampu mewujudkan misi tersebut untuk menghadirkan perubahan nyata dan terasa di tengah kehidupan rakyat.

“Peringatan hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda untuk kembali menyalakan api “Boedi Oetomo” dalam setiap lini kehidupan,” tambahnya.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” pungkasnya.