Bandar Lampung, SIBER88.CO.ID_Menjelang pergantian tahun, Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Haryantana, hadir di tengah-tengah jamaah untuk bersimpuh dalam kegiatan Refleksi Akhir Tahun dan Istighosah.
Kegiatan tersebut menghadirkan penceramah Habib Husain Ja’far Al Hadar,kegiatan religius ini dipusatkan di Masjid Raya Al-Bakrie Enggal Bandar Lampung pada Sabtu Malam (27/12/2025).
Acara yang berlangsung khidmat ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi momentum spiritual bagi seluruh elemen bangsa di Provinsi Lampung untuk menundukan hati, mensyukuri nikmat Tuhan, serta memohon perlindungan bagi keselamatan bangsa dan negara.
Dalam penyampaiannya, Brigjen TNI Haryantana menekankan bahwa kekuatan sebuah wilayah tidak hanya terletak pada kesiapan fisik dan alutsista, tetapi juga pada kekuatan doa dan kedekatan kepada Sang Pencipta.
“Refleksi akhir tahun ini adalah bentuk ikhtiar spiritual kita. Di tengah tugas menjaga stabilitas keamanan, kita menyadari bahwa campur tangan Tuhan adalah yang utama. Melalui doa bersama ini, kita memperkuat sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Danrem.
Lebih lanjut, Brigjen TNI Haryantana berharap,agar semangat kebersamaan yang terjalin di dalam rumah ibadah ini dapat terbawa ke dalam kehidupan sehari-hari demi menjaga kerukunan antarumat beragama di Lampung.
Ia membeberkan,Refleksi Diri bertujuan untuk mengevaluasi kekurangan di tahun yang lalu agar menjadi pribadi yang lebih baik. Persatuan artinya mempererat tali silaturahmi antar-elemen Forkopimda dan tokoh masyarakat. Kemudian Keamanan, bermunajat agar Provinsi Lampung senantiasa dijauhkan dari marabahaya dan konflik.
“Kita berharap Sang Khalik senantiasa menjaga Lampung dalam kedamaian, sehingga masyarakat dapat menyongsong tahun baru dengan semangat optimisme dan ketenangan hati,” tandas Brigjen TNI Haryantana.
Rangkaian acara dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiah keagamaan yang menyejukan, serta zikir istighosah yang menggema di seluruh area masjid.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, para tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah yang memadati masjid dengan tertib.
Suasana haru dan khusyuk menyelimuti saat doa penutup dipanjatkan, memohon keberkahan untuk Indonesia, khususnya Bumi Ruwa Jurai agar tetap kokoh dalam bingkai persatuan.
























