Ponpes Assyukandari Bayangkara Binaan Abah Anton Dikunjungi Kak Seto

Tasikmalaya Jabar, SIBER88.CO.ID_Pondok pesantren Assyukandari Bhayangkara Singaparna Salebu Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat pada Selasa(6/12/2022) dikunjungi oleh ketua LPAI.

Irjen Pol(Purn)Anton Charliyan biasa disapa Abah Anton sebagai ketua dewan pembina pengasuh Ponpes Kebangsaan Assyukandari Bhayangkara menerima langsung ketua LPAI Prof DR Seto Mulyadi(Kak Seto).

Bacaan Lainnya

Ponpes Kebangsaan Tersebut merupakan pondok khusus bagi anak-anak yang bermasalah,baik yang menjadi korban untuk dididik dan dipulihkan kembali mental, kejiwaanya,kerohanianya maupun intelektualnya.

Selain itu ponpes tersebut,merupakan pondok kepercayaan Polres,Dinsos dan dinas terkait lainya.

Tujuan kunjungan kak Seto ke ponpes kebangsaan Assyukandari Bayangkara adalah untuk persiapan menjadi lembaga penyelenggara kesejahteraan sosial anak(LPKS).

Dalam sambutanya, Kak Seto mengatakan agar lara orang tua dan masyarakat lingkunganya benar-benar bisa memperlakukan anak dengan penuh kasih sayang , mampu memberi teladan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. tentang mana yang baik , mana yang benar dan mana yang dilarang baik secara Etika maupun Agama.

“Anak adalah peniru yang terbaik, prilaku anak sesungguhnya adalah cermin dari prilaku orang tuanya, jangan sampai meniru perbuatan negatif yang di pertontonkan orang tua dan lingkungan sekitarnya,”ucap tokoh anak nasional tersebut.

“Sehingga anak-anak kehilangan figur keteladan yang benar serta kasih sayang sejak masa dini. Sehingga nanti akan menjadi anak yang bermasalah dengan hukum,”sambung kak Seto.

Adapun Abah Anton mengatakan, pesantren Asyukandari Bhayangkara di dirikan antara lain untuk membangun para santri dan santriwatinya yang mempunyai wawasan dan pemahaman lebih , tentang arti & jiwa nasionalisme , cinta tanah air ,cinta budaya dan cinta sesama manusia.

“Khususnya disini lebih peduli dan ramah terhadap permasalahan anak yang bermasalah dengan hukum. Karena anak merupakan generasi potensi bangsa dimasa yang akan datang, bila di masa anak-anak diberi pendidikan dan kasih sayang yang baik dan benar,maka akan tumbuh menjadi generasi kader bangsa yang unggul,”ungkap Abah Anton.

Abah Anton melanjutkan, sehingga apabila ada yang bermasalah harus segera di tangani dengan benar dan serius, sehingga masa depan anak bisa terselamatkan dengan sesegera mungkin , maka dari itu pontren Assyukandari Bhayangkara hadir sebagai satu-satunya pesantren kebangsaan di Indonesia dan satu-satunya pesantren yang di percaya untuk menangani pembinaan anak yang bermasalah dengan hukum di wilayah Priangan Timur.

“Untuk itu mohon dukungan dari semua pihak instansi terkait dan masyarakat lingkungan,khususnya dari LPAI pusat yang dipimpin Kak Seto, Serta mohon dukungan penuh dalam proses administrasi perizinanya. Sehingga bisa betul-betul maximal membantu anak yang bermasalah,”harapnya.

“Di pontren ini ditangani secara profesional oleh ahlinya, baik dari tim tenaga medis maupun psycolog nya dari lulusan universitas ternama Unpad dan UPI,”jelasnya.

Hadir dalam acara kunjungan tersebut , dari Pemda Kabupaten Asda 3 , Kasat Serse Polres Tasikmalaya, Kodim Tasikmalaya , Dinas Sosial , Depag , LAPAS, Ketua LPAI Kabupaten dan sejumlah Muspika Terkait. (Bzz)

Pos terkait