Bandung Jabar, SIBER88.CO.ID_Majelis Adat Sunda Jawa Barat (MASDA Jabar) yang dibentuk berdasarkan SK Gubernur Nomor 430 tertanggal 6 Maret 2026, melakukan kunjungan silaturahmi ke Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Bucky Pribadi.
Rombongan diterima langsung di ruang rapat pribadi Ketua DPRD dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan pada Jum’at(24/4/2026).
Ketua MASDA Jabar Anton Charliyan, yang juga dikenal sebagai Abah Anton dalam kunjungannya didampingi oleh pengurus inti, diantaranya Prof Dr Agus Aris Munandar, Prof Dr Dani Hilman, Dr Yadi, Dr Elis Suryani, Dr Undang Ahmad Darsa, Raden Ully Sigar Rusadi, RR Okky Jusuf Yudanagara, Ir Rd Arif, Ir Deden Hidayat, serta Letkol TNI (Purn) Oman R.
Dalam kesempatan tersebut, Abah Anton menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terbentuknya MASDA Jabar. Ia menegaskan bahwa salah satu tokoh yang berperan penting dalam proses lahirnya lembaga ini adalah Bucky Pribadi selaku Ketua DPRD Jawa Barat, bersama Sekda Dr Herman serta jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat.
“Dengan telah terbentuknya tim MASDA Jabar, kami memohon doa restu dan dukungan dari Ketua DPRD beserta seluruh jajarannya agar dapat menjalankan amanah ini dengan baik,” kata Abah Anton.
Lebih lanjut disampaikan, fokus utama MASDA Jabar adalah pada penguatan dan revitalisasi kampung adat di Jawa Barat. Program tersebut mencakup upaya membangun, merawat, serta melestarikan kampung adat sebagai basis identitas dan jati diri budaya Sunda.
Menurutnya, kampung adat dengan segala kesederhanaan serta kearifan lokal yang masih dijaga, termasuk nilai-nilai hukum adat (pamali) dan harmonisasi dengan alam dapat menjadi contoh nyata dalam implementasi ketahanan pangan berbasis budaya di tengah masyarakat modern yang kompleks.
Sementara itu, Bucky Pribadi menyatakan dukungan penuh terhadap langkah MASDA Jabar. Ia menilai keberadaan MASDA sangat strategis sebagai mitra Pemerintah Daerah Jawa Barat dalam mendukung pembangunan berbasis budaya yang saat ini menjadi prioritas Gubernur Jawa Barat.
“Kami akan selalu mendukung setiap gerak langkah MASDA Jabar. Ini sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menitikberatkan pada penguatan nilai-nilai budaya,” ungkapnya.
Ia menegaskan agar MASDA Jabar tidak menunda langkah dan segera bergerak menjalankan program kerja yang telah dirancang.
Dalam kesempatan tersebut, MASDA Jabar turut menyerahkan cinderamata berupa pusaka Keris Nagasasra serta produk khas Kampung Naga Tasikmalaya, seperti gula kawung, pindang ikan tawes dan madu alami.
Kegiatan silaturahmi berlangsung penuh keakraban dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara MASDA Jabar dan DPRD Provinsi Jawa Barat dalam menjaga dan melestarikan budaya Sunda.
























