Jakarta, SIBER88.CO.ID_Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) mitigasi kekeringan pertanian 2026 di Kantor Kementerian Pertanian RI, Jakarta Selatan pada Senin (20/4/2026) kemarin.
Rakornas ini digelar menyusul prediksi kekeringan ekstrem dari BMKG yang dinilai berpotensi mengganggu sektor pertanian nasional.
Dalam forum tertutup yang dihadiri langsung para kepala daerah tanpa perwakilan itu, pemerintah daerah diminta menyiapkan data usulan kegiatan yang telah diverifikasi sebagai langkah konkret menghadapi ancaman tersebut.
Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian,Hermanto, menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah agar dampak kekeringan tidak menekan produktivitas pangan.
Lantas, apa langkah yang disiapkan Seram Bagian Barat? Asri Arman memastikan pemerintah daerah tidak tinggal diam.
Ia menegaskan komitmen untuk menyusun langkah berbasis data lapangan guna menjaga ketahanan pangan dan melindungi petani.
“Kami akan bergerak cepat dan terukur agar sektor pertanian tetap bertahan di tengah ancaman kekeringan,” ujarnya.
Komitmen ini menjadi sinyal bahwa daerah mulai bersiap menghadapi potensi krisis iklim yang kian nyata.
























