Walikota Bogor Respon Cepat keluhan warga Yang Rumahnya Tak Layak Huni ‎

Kota Bogor Jabar, SIBER88.CO.ID_Adin Kusnandar, warga kampung Bojong RT 02-RW08 kelurahan Pamoyanan kecamatan Bogor Selatan kota Bogor keluhkan bantuan yang tidak merata.

Pasalnya rumah yang mereka huni saat ini sangat tidak layak untuk di tempati. Selain bocor, rumah Adin dikhawatirkan roboh saat turun hujan karena kondisinya yang sudah lapuk dimakan usia.
Sri istri Adin mengatakan bahwa kondisi rumahnya ini sudah sangat memprihatikan,karena rumah yang sudah puluhan tahun mereka tempati sering mengalami kebocoran saat hujan turun, terlihat beberapa plafon rumah yang sudah membusuk dan rapuh karena sering kena air.

Sakira anak Sri,sering mengalami trauma saat hujan deras mengguyur kota Bogor dikarenakan takut rumahnya sewaktu – waktu roboh dan menimpa seluruh keluarga, sementara Sri sering ditinggal bersama anak-anaknya karena sang suami bertugas di malam hari sebagai security pasar rakyat Cijeruk kabupaten Bogor.

Selain rusak parah keluarga Adin dan sri tidak memiliki dapur dan kamar mandi sehingga saat akan buang air besar terpaksa menggunakan becak atau toilet diatas sungai. Mirisnya lagi keluarga ini belum pernah merasakan bantuan sosial seperti PKH dan bantuan lainya.

Saat dikonfirmasi kepada Dedi Rachim, Walikota Bogor, Sabtu(27/12/2025), ia langsung mengintruksikan kepada jajaran Dinsos melalui tim TRC untuk segera melihat langsung kondisi warganya yang dilaporkan. Tim TRC yang didampingi oleh ketua RT dan ketua RW setempat pun bergerak ke lokasi untuk melihat secara langsung kebenaran dari laporan salah seorang awak media berinisial BA.

Dedi Rachim juga menyarankan untuk merelokasi warganya tersebut untuk sementara waktu tinggal di rusunawa untuk menghindari hal- hal yang tidak diinginkan. Dedi Rachim menginginkan agar warganya tersebut segera mendapatkan perhatian serius dari dinas terkait.

Adin sangat berterima kasih kepada pemerintah kota Bogor khususnya Walikota Bogor yang cepat tanggap dengan adanya laporan dari awak media.

Adin juga berharap, agar walikota Bogor,dinas terkait,pihak kecamatan dan pemerintah kelurahan baik di tingkat RT maupun RW tidak pandang bulu dalam memberikan bantuan PKH,agar tidak ada kesenjangan sosial yang terjadi.

Adin pun meminta kepada pemerintah kota Bogor segera memprioritaskan bantuan untuk perbaikan rumahnya karena khawatir sewaktu – waktu bisa roboh.