Bandar Lampung, SIBER88.CO.ID_ Warung Nusantara 88 (WN88) Unit 13 Provinsi Lampung memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Polda Lampung atas penangkapan pelaku penembakan anggota polisi, Brigpol Arya Supena, di Bandar Lampung.
Ketua WN88 Unit 13 Lampung,Sofyan Dalem Permata, mengatakan bahwa keberhasilan tim khusus Polda Lampung dalam menangkap salah satu pelaku pencurian motor (curanmor) yang menewaskan anggota tersebut menunjukan respon cepat dan dedikasi tinggi dalam menegakan hukum dan menjaga keamanan masyarakat,” ujar Sofyan di kantornya, Senin (11/5/2026)
“Tindakan tegas polisi, termasuk pengungkapan kasus dalam waktu singkat dan penindakan di lapangan, dinilai krusial untuk menciptakan rasa aman, khususnya bagi pengendara,” tegasnya.
Almarhum yang saat itu tengah dinas dan melintasi toko roti Yussy Akmal menggunakan sepeda motor dan memergoki dua orang pria yang mencurigakan dan yang sedang berusaha merusak kunci stang sepeda motor milik warga atas nama NM.
Saat mencoba menegur dan menghentikan aksi tersebut, salah satu pelaku melepaskan tembakan jarak dekat yang mengenai kepala almarhum.
Almarhum sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk mendapatkan tindakan medis darurat, namun dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak kritis yang dideritanya.
Menurut Sofyan, aksi para begal tersebut menunjukan tingkat keberanian pelaku yang sudah meresahkan masyarakat. Ia menilai tindakan tersebut tergolong brutal sampai menyebabkan hilangnya nyawa.
“Penangkapan ini patut diapresiasi, karena pelaku melakukan aksi yang sangat biadab dan dilakukan secara terbuka di tengah masyarakat, tambah Sofyan.
Sofyan juga menyoroti pentingnya strategi pencegahan, bukan hanya penindakan. Ia mendorong adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam mendeteksi potensi kejahatan sejak dini.
“Pencegahan itu dimulai dari diri sendiri dan kepedulian antarwarga. Kalau masyarakat peka terhadap lingkungan, maka potensi kejahatan bisa ditekan sebelum terjadi,” jelasnya.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kewaspadaan kolektif demi menciptakan rasa aman di lingkungan masing-masing.
Menurutnya, kolaborasi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka kriminalitas di Kota Bandar Lampung,” tandasnya.
























