Bekasi Jabar, SIBER88.CO.ID_Pemerintah Kabupaten Bekasi Tampaknya Harus Gerak Cepat Selepas Merosot Nya, APBD 2022 Dan Ditolaknya APBD, P Kabupaten Bekasi 2021.
Pemerintah Kabupaten Bekasi Memang Tidak Dalam Kondisi Yang Baik-Baik Saja Hal Ini Lantaran Terjadinya, Dua Kali Transisi Kepemimpinan Pasca Meninggal Nya Eka Supria Atmaja, Selaku Bupati Bekasi Pada Beberapa Waktu Lalu.
Penurunan APBD Kabupaten Bekasi, Membuat Banyak Pihak Menilai Kinerja Dari Eksekutif Dan Legislatif Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi Tak Efektif.
Apa Lagi Dalam Beberapa Waktu Lalu, Pengajuan APBD Perubahan Kabupaten Bekasi 2021, Ditolak Oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Lantaran Penyusunan Yang Mengalami Keterlambatan.
Parah Nya Lagi, Serapan Anggaran APBD 2021, Baru Sekitar 60 Persen, Gonjang Ganjing Politik Yang Terjadi Di Kabupaten Bekasi Di Sinyalir Menjadi Penyebab Aur-auran Nya Serapan, Serta Tata Kelola Anggaran Di Daerah Tersebut.
Pengamat Kebijakan Publik Marthen Kilok Menilai, Aur-auran Nya Tata Kelola Anggaran Dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Disebabkan Banyak Hal.
Salah Satunya, Transisi Kepemimpinan Yang Terjadi Disebut Jadi Pemicu.
“Tata Kelola Anggaran Terlihat Aur-auran, Mulai Dari Penolakan APBD Perubahan 2021,Kemudian Merosot Nya APBD Di Tahun 2022,Diperparah Serapan Anggaran Yang Baru Mencapai 60 Persen,” Ujar Nya.
( Suleman )
























