Indramayu Jabar, SIBER88.CO.ID_Upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan terus dilakukan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Program strategis pemerintah tersebut diarahkan untuk memperbaiki, membangun sekaligus menyediakan fasilitas pendidikan yang aman, layak dan nyaman bagi peserta didik.
Salah satu sekolah yang tengah mendapatkan program tersebut adalah UPTD SDN 2 Tugu Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu Jawa Barat, proses pekerjaan revitalisasi masih berlangsung di lingkungan sekolah.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui pembenahan infrastruktur sekolah. Secara nasional, pemerintah menempatkan revitalisasi sebagai salah satu program prioritas untuk memastikan peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang aman dan layak.
Di UPTD SDN 2 Tugu, pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang diketuai M. Kamis, S.Sos. Skema pelaksanaan melalui P2SP melibatkan unsur sekolah dan masyarakat dalam pengelolaan pembangunan satuan pendidikan.
Berdasarkan keterangan pihak sekolah, bantuan revitalisasi UPTD SDN 2 Tugu bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai sekitar Rp1.944.363.470.
Pekerjaan tersebut mencakup rehabilitasi ruang kelas 1 hingga kelas 6, ruang administrasi, dua toilet, pagar sekolah, ruang guru, ruang perpustakaan, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
Plt Kepala UPTD SDN 2 Tugu, Surya SPd I, menyampaikan rasa syukur atas bantuan revitalisasi yang diterima sekolah. Menurutnya, program tersebut sangat membantu dalam meningkatkan kelayakan sarana dan prasarana pendidikan.
“Alhamdulillah, UPTD SDN 2 Tugu mendapatkan bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang bersumber dari APBN Tahun 2026. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi keberlangsungan proses belajar mengajar di sekolah,” ungkap Surya saat ditemui di lokasi kegiatan, Rabu (23/9/2026).
Surya menegaskan bahwa pelaksanaan pekerjaan diupayakan mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku, termasuk aspek keselamatan dan kesehatan pekerja.
Program revitalisasi tersebut mendapat sambutan positif dari para wali murid. Mereka berharap perbaikan sarana sekolah dapat memberikan suasana belajar yang lebih aman, nyaman dan mendukung aktivitas pendidikan siswa.
Salah seorang wali murid, Linda, memberikan apresiasinya terhadap perhatian pemerintah terhadap peningkatan fasilitas pendidikan di UPTD SDN 2 Tugu.
“Sebagai wali murid, kami tentu sangat mengapresiasi pembangunan ini. Semoga setelah selesai nanti anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman dan aman,” ujarnya.
Hal senada disampaikan wali murid lainnya, Uun. Ia berharap seluruh proses pembangunan berjalan lancar hingga selesai dan hasil revitalisasi nantinya dapat dirawat serta dimanfaatkan secara optimal.
“Kami berharap pembangunan dapat berjalan lancar sampai selesai dan hasilnya bisa dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan pendidikan serta memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah,” tuturnya.
Revitalisasi sekolah pada dasarnya tidak hanya menyangkut perbaikan fisik bangunan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman dan mendukung proses pembelajaran.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyebut program revitalisasi ditujukan untuk memperkuat kualitas layanan pendidikan, termasuk melalui perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Pemerintah juga menekankan pentingnya kondisi lingkungan belajar yang layak bagi peserta didik.
Dengan rampungnya revitalisasi UPTD SDN 2 Tugu nantinya, fasilitas sekolah diharapkan semakin memadai sehingga siswa dan guru dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan lebih nyaman.
























