Indramayu Jabar, SIBER88.CO.ID_PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkit listrik(NP UP)terus berinovasi dalam mengelola program tanggungjawab sosial dan lingkungan(TJSL).
Melalui program intregrated sustainable Agriculkture for Indramayu (I-SAFI) perusahaan mengajak petani untuk membuat dan mengaplikasikan pupuk organik berbahan dasar limbah kerang serta fly ash dan bottom ash (FABA) aplikasi pupuk ini mampu menjadi jawaban atas permasalahan kelangkaan pupuk yang dihadapi oleh petani di kabupaten Indramayu.
Langkah pertama yang dilakukan oleh perusahaan menguji coba pupuk tersebut pada tanaman padi,Hal ini dilakukan karena padi merupakan komoditas utama di kabupaten Indramayu dan menjadikan daerah ini sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Bekerjasama dengan laboratorium ICBB,uji penerapan dan efektivitas pupuk kerang- Faba menunjukan bahwa pupuk organik tersebut menghasilkan pertumbuhan padi lebih baik dengan pembanding dan perlakuan kontrol,secara lingkungan pengunaan pupuk organik dari limbah produksi perusahaan menunjukan hasil yang baik.
Data uji tanah menunjukan seluruh logam berat dalam tanah berada dalam jumlah yang sedikit dan tidak terdeteksi,hasil penerapan pupuk organik ini mampu meningkatkan produksi padi dari rata-rata 6 ton /H menjadi hingga 8 ton/H pada panen musim Gadu kali ini.
Munif,senior Manager PT. PLN NP UP Indramayu menyatakan, inovasi ini adalah komitmen perusahaan dalam mendukung target indramayu sebagai lumbung pangan.
“Kami akan terus bersama pemerintah dalam usaha-usaha mensejahterakan masyarakat,terutama petani yang merupaka mata pencaharian utama warga di sekitar perusahaan,” tukas Munif pada kamis(25/10/2023).
Pernyataan ini di dukung oleh Imam mahdi,kepala bidang tanaman pangan pada dinas ketahanan pangan dan pertanian kabupaten Indramayu.
Ia mengatakan,jika pupuk ini dapat meningkatkan produksi pertanian padi yang menjadi target pemerintah,inovasi pemakaian limbah kerang dan FABA untuk pupuk organik ini merupakan yang pertama kali diterapkan di Indramayu.
“Kolaborasi multi stakeholder dalam pelaksanaan program TJSL akan mempercepat tercapainya tujuan dari program tersebut,”ungkapnya.
“Perusahaan terus berusaha menjadi bermanfaat bagi lingkungan sekitar dan mendukung target pemerintah kabupaten Indramayu,”sambungnya.
“Kita dalam gerbong yang sama untuk tujuan Indramayu lumbung pangan Nasional,” pungkasnya.
Penulis : Ambar
Editor : Badruzzaman
























