Ketua DPC AWNI Kecam Keras Oknum Brimob Diduga Arogan Terhadap Wartawan

Lampung Tengah, SIBER88.CO.ID_Sikap arogansi yang diduga dilakukan oleh oknum Brimob di Kecamatan Bandar Mataram Kabupaten Lampung Tengah kepada salah seorang wartawan setempat membuat Ketua DPC AWNI (Aliansi Wartawan Nasional Indonesia) angkat bicara.

Sikap yang tak mencerminkan kepribadian seorang anggota Polri tersebut yang dilakukan oleh MR kepada TR sangat disayangkan oleh ketua AWNI DPC Lampung Tengah.

Herwan, Ketua DPC AWNI Kabupaten Lampung tengah mengecam keras kajadian tersebut, menurutnya oknum anggota Korp Brigade Mobile (Brimob) yang tak lain putra dari seorang mantan K3S di Kecamatan Bandar Mataram sangat tidak pantas dilakukan seperti seorang preman.

Ia meminta kepada Pimpinan Satuan Tugas MR dapat menindak tegas anggotanya atas kejadian yang dilakukan kepada salah seorang wartawan yang sedang menjalankan tugas sebagai jurnalistik di lapangkan .

“Kami minta kepada Bidang Propam, Kapolres atau Kapolda untuk serius dalam mengusut kasus kekerasan yang menimpa TR ini,”kata Herwan,Selasa(14/11/2023).

Sehingga,lanjut Herwan,sikap dan perilaku yang tidak sepantasnya dilakukan seperti ini tidak lagi terjadi kepada wartawan dalam menjalankan tugasnya dikemudian hari.

Menurutnya, secara tidak langsung perilaku yang ditunjukkan oleh oknum anggota Brimob ini dapat mencoreng nama baik Kepolisian Republik Indonesia.

Sementara dari informasi yang dihimpun awak media di lapangan, TR yang diduga menjadi korban kekerasan dan intimidasi oleh oknum Brimob berinisial MR tersebut kini sedang melakukan visum serta akan melakukan langkah- langkah hukum selanjutnya.

Herwan berharap kepada APH ataupun instansi terkait tidak abaikan permasalahan yang dilakukan oleh MR,karena akan berdampak mencoreng nama baik Polri serta tidak menutup kemungkinan akan terjadi penyalahgunaan dalam tugas jika hal ini di biarkan begitu saja.

” kepada pihak kepolisian Republik Indonesia,kami berharap jangan tebang pilih dalam menindak kasus yang seperti ini, agar tidak terulang kembali dengan kasus yang serupa dikemudian hari,”pungkasnya.

Penulis : Asyadi/Tim
Editor : Badruzzaman