Jakarta, SIBER88.CO.ID_Kapolri Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi dan promosi jabatan besar-besaran di lingkungan Polri. Sebanyak 1.121 personel dimutasi dan mendapat promosi jabatan, termasuk 190 posisi Kapolres, Kapolresta, dan Kapolrestro di berbagai wilayah Indonesia.
Mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier guna meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Rotasi jabatan itu tertuang dalam tujuh Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 25 Juni 2026, yakni:
- ST/1335/VI/KEP./2026 sebanyak 74 personel.
- ST/1336/VI/KEP./2026 sebanyak 359 personel.
- ST/1337/VI/KEP./2026 sebanyak 65 personel.
- ST/1338/VI/KEP./2026 sebanyak 174 personel.
- ST/1339/VI/KEP./2026 sebanyak 150 personel.
- ST/1340/VI/KEP./2026 sebanyak 104 personel.
- ST/1341/VI/KEP./2026 sebanyak 195 personel.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa mutasi merupakan hal yang lazim dalam organisasi sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi.
“Mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat,” ujar Brigjen Trunoyudo di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Dalam mutasi kali ini, sejumlah jabatan Kapolres di berbagai daerah turut berganti, di antaranya AKBP Ade Papa Rihi sebagai Kapolres Tasikmalaya, AKBP Febri Nurzam sebagai Kapolres Purwakarta, Kombes Putu Kholis Aryana sebagai Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Yovan Fatika Handhiska Aprilaya sebagai Kapolresta Cilacap, serta puluhan pejabat lainnya yang akan memimpin satuan kewilayahan di seluruh Indonesia.
Rotasi ini diharapkan semakin memperkuat organisasi Polri dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui kepemimpinan yang profesional, adaptif, dan berintegritas.
























