Indramayu Jabar, SIBER88.CO.ID_Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten Indramayu bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Indramayu menggelar silaturahmi tokoh lintas agama untuk menjaga persaudaraan serta kerukunan antar umat beragama se-kabupaten Indramayu,Selasa(20/9/2022).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Moderasi Beragama di Era Disrupsi Digital”, yang berlangsung di aula Puspihat Kemenag kabupaten Indramayu Jawa Barat.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kemenag itu dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jajang Sudrajat mewakili bupati Indramayu yang berhalangan hadir, Kepala Kantor Kemenag kabupaten Indramayu Hanif Hanafi serta tokoh-tokoh lintas agama se-kabupaten Indramayu yakni tokoh agama Islam, Kristen, Kristen Katolik, Hindu dan Budha.
Hanif Hanafi mengatakan, tujuan diselenggarakannya acara ini untuk merawat hubungan serta komunikasi antar umat beragama agar dapat selalu bersama dan berkolaborasi dalam membangun keberagaman di kabupaten Indramayu.
“Acara ini digelar untuk menjaga komunikasi diantara keberagaman masyarakat di kabupaten Indramayu,”katanya(20/9/2022).
Harmonisasi sambungnya,yang dibangun oleh Kemenag sangat penting di dalam hubungan masyarakat yang majemuk dan heterogen sehingga peran aktif tokoh agama dalam keberagaman tersebut diperlukan untuk membangun hubungan yang harmonis.
Hampir senada dengan Hanif, Jajang Sudrajat menyampaikan Indonesia merupakan negara yang plural, kebhinekaan dan kaya akan keberagaman sehingga membuat Indonesia menjadi negara yang besar dan dikagumi oleh negara-negara di dunia karena dibalik kebhinekaan nya tercipta satu kesatuan dan persatuan yang merupakan modal utama.
“Negara kita kaya akan keberagaman dan kebhinekaan,”ucapnya.
Dia juga menambahkan, sangat bersyukur dapat hidup ditengah persatuan, kerukunan dan kedamaian, saling bertoleransi, serta saling menghormati dan menghargai dimana hal tersebut merupakan berkah dari Tuhan bahwa perbedaan merupakan rahmat dan perbedaan bukan halangan untuk mencapai cita-cita dan tujuan bersama.
“Alhamdulillah, keberagaman yang diberikan oleh tuhan merupakan berkah bagi kita semua,” imbuhnya.
“Saya berharap para tokoh lintas agama dapat menjadi oase ditengah gurun kehidupan bermasyarakat yang beragam. Karena pada hakikatnya tidak ada satu agama pun yang mengajarkan kebencian kepada pemeluk agama lain apalagi sampai melakukan kekerasan dan tindakan yang anarkis.” harapnya.
Jajang, mengajak kepada seluruh tokoh lintas agama dan peserta yang hadir untuk bersama-sama dengan pemerintah daerah menciptakan dan memelihara Indramayu yang kondusif, nyaman dan damai serta berkontribusi bagi pembangunan daerah untuk kemajuan bersama menuju Indramayu Bermartabat.
“Mari kita bersama-sama bersinergi memelihara kebersamaan serta memberikan kontribusi untuk kemajuan kita bersama,”tandasnya. (Bzz)
























