Sinjai Sulsel, SIBER88.CO.ID_Video Bripda Yusuf anggota polisi yang terkena tongkat kapolres Sinjai saat demo berlansung di depan kantor DPRD Sinjai pada Senin (1/9/2025)yang beredar di tengah masyarakat menyatakan bahwa kapolres sinjai memukul pendemo itu sangat tidak benar(hoaks).
Di dalam video itu kapoles Sinjai mengangkat tongkat meminta anggotanya untuk mundur sambil mengingatkan agar jangan refresif terhapat pendemo.
“Marilah kita bersam – sama bersatu menciptakan kedamain di Sinjai Bumi Panrita Kitta,janganlah kita mau di aduh domba dengan narasi sesaat,” ajak Kapolres Sinjai.
“Di sini juga tidak ada pendemo yang merasa terkena tongkat, jadi sangat jelas bahwa ada oknum ingin pemperkeruh suasana dengan narasi pemukul,” terangnya.
Saat wartawan media SIBER88 menemui kapolres Sinjai di ruang kerjanya pada Kamis(4/9/2025) menjelaskan bahwa di video itu sangat terlihat jelas anggota diminta mundur karena ramainya suara pendemo,Bripda Yusuf tak mendengar teriakan maka spontan kapolres mencolek pakai tongkat.
Hal senada disampaikan salah seorang tokoh masyarakat setempat,Andi Baso Lolo Supu, ia menyatakan bahwa benar yang terkena tongkat adalah anggota polisi bukan pendemo.
“adi dipastikan bahwa video yang beredar sebelumnya adalah video diduga potongan,” kata Andi Baso.
























