Gaya Premanisme Cekik Wartawan,Kasiyono Dilaporkan ke Polda Lampung

Bandar Lampung, SIBER88.CO.ID_Nelson merupakan seorang wartawan senior yang hendak menjalankan tugas jurnalistiknya di jalan Prof dr Hamka Kelurahan Sukarame Baru Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung.

Ia melihat kondisi di lahan Sukarame Baru ada peristiwa segerombolan orang membawa traktor yang akan membajak lahan milik Siti Zulaha, karena di lokasi saat itu ada keramaian,Nelson berhanti hendak meliput dan menanyakan kepada segerombolan orang itu untuk mencari informasi peristiwa tersebut.

Alih-alih diberi informasi,Nelson didatangi oleh seorang yang bernama Kasiyono dengan gaya premanismenya untuk melarang dengan nada membentak lalu mengusirnya, padahal orang di sekitar tersebut tahu kalau Nelson wartawan,karena Nelson telah menyebutkan kalau dia seorang wartawan.

Sontak saat itu ketika Nelson menyebut ia wartawan, Kasiyono memarahi Nelson.

“Apa kepentingan kamu meliput di sini ?!,” bentak Nelson, Rabu(14/10/2026).

Namun Nelson menanyakan dasarnya apa membajak sawah milik Siti Zulaiha tanpa izin pemiliknya, namun Kasiyono menuduh balik bahwa Nelson seorang preman bukan wartawan.

Kasiyono sempat menarik dan mencekik leher Nelson dari belakang kemudian ditarik, kemudian dilerai oleh orang-orang yang ada disekitar lokasi.

Akibat perlakuan yang dilakukan Kasiyono dengan gaya premanisme yang telah menghalang-halangi kerja jurnalistik, kini Nelson telah melaporkannya ke Polda Lampung dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan nomor :LP/B/792/X/2026/SPOT/Polda Lampung.

“Saya telah melaporkan Kasiyono dengan dugaan tindak pidana menghalang-halangi kerja jurnalistik karena wartawan dilindungi Undang-Undang Pers saat melakukan kerja-kerja jurnalistik sesuai UU no 40 tahun 1999 Pasal 18,” kata Nelson.

Nelson berharap agar kejadian tersebut, tidak terulang kepada dirinya dan rekan wartawan saat liputan,karena pers memang benar-benar dilindungi undang-undang, sehingga wartawan benar-benar merasa aman, nyaman dari oknum yang bergaya premanisme, sehingga Pilar 4 demokrssi di Indonesia akan berjalan baik dan mendapatkan informasi kemudian menyebarkannya secara publik,akurat dan dapat dipercaya.

Ia meminta kepada pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia dapat menindak tegas Kasiyono yang telah bergaya premanisme terhadap wartawan.