Indramayu Jabar, SIBER88.CO.ID_Forum Keserasian Sosial (FKS) ARYA desa Sudimampir Lor kecamatan Balongan kabupaten Indramayu menggelar dialog tematik yang berlangsung di aula kantor desa Sudimampir Lor, sabtu (3/12/2022).
Dalam kegiatan tersebut,FKS mengangkat tema “Mereduksi Kenakalan Remaja untuk Menghindari Konflik Sosial antar remaja”.Tema dialog tematik ini dinilai tepat dengan situasi dan kondisi saat ini. Sebab, belakangan ini konflik horizontal antar remaja, terutama di wilayah Sudimmpir lor beberapa kali terjadi.
Ketua FKS Arya,Beni Setiawan mengatakan,sesuai tema, Dialog Tematik adalah untuk mencari solusi atas maraknya konflik.
“Dengan demikian, terjadinya konflik yang dipicu oleh kenakalan remaja bisa diatasi secara kolektif, baik oleh orang tua, sekolah, aparat, tokoh agama maupun elemen lainnya,” kata Beni setiawan.
Andi (sapaan akrab andi garang) yang juga ketua panitia Dialog Tematik sempat mengutarakan tujuan utama terbentuknya FKS “Arya”, Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan kehidupan yang serasi dan harmoni antarwarga masyarakat.
Dialog yang dibuka Kepala Desa Sudimampir lor Ade Nanto itu menghadirkan beberapa pembicara dari kecamatan,tokoh pemuda serta ketua karangtaruna kecamatan Balongan.
Satu persatu para pembicara menyampaikan materinya. Akis zunazah salasatu narasumber menyampaikan tiga penyebab yang mempengaruhi terjadinya kenakalan remaja.
Pertama, lemahnya nilai-nilai agama yang ditanamkan pada remaja atau generasi muda.
“Akibat lemahnya nilai-nilai agama, mudah terpengaruh, terjebak dan terlibat dalam tindakan-tindakan justru merugikan diri sendiri dan orang lain,”ungkapnya..
Kedua, pengaruh lingkungan pergaulan. Lingkungan pergaulan yang rusak, menurutnya, bisa membuat rusak para remaja. “Kalau anak bergaul dengan orang jahat, akan jahat. Bergaul dengan maling, akan maling. Bergaul dengan yang berprilaku jelek, akan jelek,”ujar Akis.
Pria yang dikenal vokal dan kerap bersuara lantang itu mengaku heran dengan sikap sebagian orang tua saat ini. Menurutnya, kalau seekor kambingnya hilang, orang sekampung ribut dan sibuk mencarinya.
“Tapi kalau anak-anak mereka pergi, entah kemana tidak tahu, dengan siapa, melakukan apa saja, tidak ada yang perhatikan. Bahkan dibiarkan,” kritik Akis
Dan, ketiga, kenakalan remaja dipengaruhi medsos (media sosial). “Selain konten yang beredar di medsos yang di dalamnya kadang tidak baik bagi remaja, medsos juga membuat anak-anak mengabaikan hal-hal positif,”tandasnya.
Kepala desa Ade Nanto menyambut baik adanya peran FKS “arya” ,ia berharap semoga bisa membawa desa Sudimampir lor bisa lebih baik dan maju. (Yayan)
























