Bandung Jabar, SIBER88.CO.ID_Mantan Kapolda Jawa Barat, Anton Charliyan yang akrab dipanggil Abah Anton menyatakan dirinya sudah bukan lagi bagian dari pengurus atau pembina keluarga LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia(GMBI).
Ia menegaskan,bahwa dirinya memang sejak 2008 lalu sempat menjadi bagian dari keluarga besar LSM GMBI,namun sejak 2018 lalu hingga kini dirinya sudah bukan lagi pembina atau pengurus GMBI lagi.
Ia beralasan mundurnya dari LSM GMBI sejak 2018 yang lalu itu karena ketidaknyamanan dan sudah tidak cocok dengan visi misi yang sudah tidak sejalan dengan hati nurani dan kepemilikannya.
Namun demikian, dirinya meski bukan sebagai pembina atau pengurus di GMBI bagaimana pun pernah ikut membina, mendidik artinya masih menyimpan rasa simpati.
“Oleh karena itu kembalikanlah marwah LSM GMBI ke jalan yang sebenarnya sesuai dengan semboyan GMBI untuk NKRI. NKRI itu harga mati.”terang Irjen Pol (purn) Anton Charliyan (29/01/2022).
Yang pasti abah Anton menyesalkan atas kejadian aksi GMBI di Polda Jabar beberapa hari yang lalu dengan berujung proses hukum dan hal itu harus menjadi contoh untuk semuanya.
“Saya hanya mengingatkan apa pun aksinya tidak boleh merusak apalagi merusak institusi atau fasilitas negara. Karena itu kepunyaan negara,”lanjut mantan Kadiv Humas Polri tersebut.
Kalau dulu ketika dirinya menjabat sebagai pembina segala sesuatu selalu dirundingkan bersama, mencari solusi bersama sehingga setiap ada permasalahan bisa dipertanggungjawabkan bersama.
“Kalau dulu LSM GMBI itu satu komando. Jadi saya tegaskan kembali sejak 2018 saya bukan lagi pengurus GMBI. Jadi pernyataan sikap ini, bukan berarti saya tidak mau bertanggungjawab, tetapi karena sudah bukan lagi bagian dari keluarga GMBI,”tukasnya.
“Kalau dulu saya masih menjadi bagian dari GMBI sempat ada masalah dengan ormas Islam, saya katakan jangan mundur, ya tidak mundur. Kalau saya katakan ya, ya iya. Kalau kata saya tidak ya tidak,”pungkasnya. (Bzz)
























