Ada Apa Dengan Jalan Lingkar Barat Lubuklinggau Baru Setahun Dibangun Sekarang Dibongkar Lagi

Lubuklinggau, SIBER88.CO.ID_Diduga Proyek Pekerjaan Pembanguna jalan Lingkar barat Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan yang berada tidak jauh dari SMA-N 9 Lubuklinggau tepatnya antara kebun durian milik pribadi Nanan dengan tanah milik Henri anggota Dewan kota Lubuklinggau, demikian penuturan Yanto yang tempat tinggalnya persis di lokasi pengerukan jalan tersebut, belum lama ini.

Lebih lanjut Yanto mengatakan, saya heran sebenarnya jalan ini mau di apakan, karena sepengetahuan saya jalan ini belum genap satu tahun selesai di bangun dan masih sangat bagus, tapi kenapa sekarang di hancurkan lagi atau di keruk lagi dan akan di bangun lagi, memangnya Pemerintah Lubuklinggau ini sudah kebanyakan uang ya, ujar Yanto.

Nungcik di kediamannya dekat jembatan sebelah SMA-N 9 saat di temui SIBER88 mengatakan, kalau jalan ini terlalu tinggi tanjakannya, sehingga sering mengakibatkan kecelakaan bagi pengendara, makanya walikota melakukan perbaikan ini, numun kalau memang jalan ini tanjakannya terlalu tinggi, kenapa tidak dilakukan pemangkasan perbukitannya disaat pembangunan tahun kemaren, bukan sstelah dibangun belum genap satu tahun lalu di hancurkan dan dibangun kembali, kalau hanya dengan alasan tanjakannterlalu terjal kenapa di arah musi rawas dan daerahblainnya justru lebih tinggi tapi semua aman-aman saja dan pemerintahnya tidak melakukan pemangkasan apalagi ini belum genap satu tahun, jadinya kesannya memaksakan kehendan dan menghamburkan uang negara, apa tidak sebaiknya uang tersebut di pergunakan untuk masyarakat miskin, masih ada warga Lubuklinggau ini yang hidup dibawah garis kemiskinan, kenapa tidak di berikan kepada mereka, kata Nungcik.

Iwan Operator Exavator yang sedang melakukan pengerukan pada badan jalan itu saat di konfirmasi SIBER88, membenarkan kalau pemangkasan pada jalan yang bertebing di jalan Lingkar Barat Kota Lubuklinggau ini, setidaknya ada lima titik yang akan di pangkas, namun Iwan tidak mengatakan apa alasannya dilakukan pengerukan ini, dan berapa kedalaman yang dikeruk atau di kupas, saya hanya bertugas bagian pengupasan aspalnya saja, ujar Iwan yang masih di atas Exavator milik Kekel Pengusaha Lubuklinggau.

Sementara itu PUBM Kota Lubuklinggau, Pahni Hastera, sampai berita ini tayang beberapa kali di hubungi di kantor tidak berhasil ditemui, dihubungi via pesan singkat Whatsapp tidak dibalas dan di telepon (Handphone, red) tidak diangkat. (Habib)