Warga Kampung Krapyak Demak Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 dengan Do’a Bersama

Demak Jateng, SIBER88.CO.ID_Guyub rukun mewarnai keluarga besar RT01-RW12 kampung Krapyak Barat Bintoro Demak dalam acara selamatan gelar tumpengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke – 81,yang bertempat di halaman rumah ketua RT 01,Anang Arif Sudiro,pada Minggu ( 16/8/2026) malam.

Bukti kebersamaan dan gotong – royong dari ibu – ibu panita dengan menyediakan menu makan malam bersama dan adanya nasi tumpeng sebagai simbolis yang dikemas ibu – ibu PKK yang disuguhkan untuk dimakan bersama setelah selesai didoakan.

Acara tumpengan tersebut sebagai rasa Syukur kepada Allah SWT,atas keberkahan rejeki,kesehatan dan keselamatan bagi warga RT01 – RW12 kampung Krapyak Bintoro Demak khususnya dan warga negara Indonesia pada umumnya agar terhindar dari segala bala bencana serta diberikan kedamaian dan dijadikan negara yang gemah ripah loh jinawi.

Ketua RT01-RW12 menyampaikan ucapan terima kasih atas kegotong royongan warga di malam yang sakral tersebut sehingga bisa kumpul bersama dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke -81.

Anang pun meminta maaf kepada warganya karena pada tahun ini tidak ada acara perlombaan seperti tahun sebelumnya.

“RT kita kena beban untuk menyelenggarakan kegiatan jalan santai, satu RW yang terdiri dari tujuh RT tidak sedikit biayanya,mulai dari hidangan,hadiah dan panggung hiburannya,namun pengurus RT01 memberikan apresiasi dengan memberikan hadiah kepada anak – anak yang duduk di bangku sekolah PAUD,TK maupun SD,” terang Anang.

Anang menambahkan,kegiatan RT01 tidak hanya menyediakan tumpengan dan makan bersama saja,namun,sebagai wujud mengenang nilai – nilai sejarah perjuangan para pahlawan yang telah gugur merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari tangan penjajah dengan titik darah penghabisan.

Sementara itu, Tugiran Tejo Purnomo,CEO Koperasi Simpan Pinjam Marriz,dalam sambutanya menyampaikan bahwa acara yang penuh makna ini bukan hanya kegiatan tahunan,namun perlu diingat dan mengenang sejarah para pejuang berjuang untuk meraih kemerdekaan dengan segenap jiwa raga untuk meraih kemerdekaan seperti sekarang ini.

“Sesepuh berpesan,kita saat ini dihadapkan dengan sebuah tantangan, sebagai generasi penerus,generasi milenial,generasi Gent zet,tentunya sudah kaya dengan segala informasi dan pengalaman,namun tetap menjadi penerus para pahlawan pendahulu kita. Marilah kemerdekaan ini kita isi dengan kegiatan yang positip dengan belajar yang giat,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan do’a bersama yang dipimpin oleh Ustad Ali Ashadi,dengan sedikit memberikan siraman rohani untuk para tamu undangan yang hadir.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan potongan tumpeng dari Suhartoyo kepada Faras Dewi Eviani, putri dari Kuntono.

Hal itu sebagai bentuk simbolis tongkat estafet penerus guna melanjutkan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dengan penuh semangat nasiolisme, patriotis, jujur dan bertanggung jawab dalam mengemban, menjaga ibu pertiwi serta mengawal kedaulatan rakyat negara republik Indonesia dalam semboyan satu nusa satu bangsa, sekali merdeka,tetap merdeka.