Pesawaran, SIBER88.CO.ID_Tidak mau kehadiran Kejaksaan Negeri terpublikasi didesanya, Sri Handayani ibu Kepala Desa Bayas Jaya Way Khilau Kabupaten Pesawaran mengintimidasi awak media yang hendak meliput, Kamis (09/06/2022).
Perbuatan itu dilakukan oleh Ny. Sri Handayani selaku ibu kades sesaat setelah beberapa Aparat Penegak Hukum (APH) dari Kejari Pesawaran sudah masuk kekantor desa terhadap awak media yang hendak ikut masuk kekantor desa itu untuk peliputan.
Dengan mimik serius sembari menenteng nasi kotak ditangannya dengan alasan khawatir awak media tersebut belum makan siang dan mendudukkannya diteras rumah warga yang persis ada didepan Balai Desa Bayas Jaya itu.
“Nggak saya mau tanya, kamu tahu Kejari mau datang kedesa ini darimana !? Dari aparatku ya, apa dari Sekdes ku”, cecarnya Sri.
“Kami ini masih pusing dengan masalah-masalah ini, jadi tolonglah jangan ditambah lagi. Kami diam bukan berarti takut. Cuma kalau kamu masih nekat kesana, saya yang jadi lawan kamu !!”, tegasnya bu Kades dengan ancamannya terhadap awak media itu.
Khawatir ancaman itu berlaku hingga kemudian mengganggu kinerja para Jaksa yang ada didalam kantor desa, awak media terpaksa menunda niatnya untuk liputan dan sekalian bertamu kedalam rumah dimana ia didudukkan tadi hingga agenda Kejari itu selesai dan pergi.
Karena tidak ingin nama Sekdes (Hali Habsoni) yang disinggung oleh si Ibu Kades tadi selisih faham, awak media menemui Sekdes itu yang kebetulan didampingi oleh Bendahara Desa (Sarkoni). Beliau keberatan jika kehadiran awak media itu atas dasar informasi darinya.
“Saya tidak merasa memberikan informasi kesaudaraku ini jika pihak Kejari akan hadir didesa hari ini. Namun jika saya selalu tertuduh tentang hal apapun oleh pihak desa, serius, saya tidak aneh karena memang selama ini saya selalu jadi tumpuan jika ada kekurangan didesa ini”, urainya.
“Jadi untuk sekarang, terserah dengan Saudaraku, karena Saudara punya wewenang untuk bertanya dan kami selaku aparat punya hak untuk menjawab. Jadi begitu Ya Koni, sengaja kamu saya dudukkan disini supaya tahu dan tidak lagi katanya, inilah yang terjadi saat ini dengan saya didesa kita ini”, papar Sekdes itu didepan Bendahara Desa itu. (Agung)
























