Bertele-tele dan Tidak Transparan, Warga Keluhkan Pelayanan BPN Balam

Bandar Lampung, SIBER88.CO.ID_Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandar Lampung Diduga ada oknum pegawai Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait kinerja untuk pengurusan sertifikat hak milik dinilai tidak transparan dalam pelaksanaan kerja hingga warga masyarakat geram dan kecewa.

Penilaian tersebut sebagaimana disampaikan oleh warga Bandar lampung yang tidak mau disebutkan namanya.

“Sudah banyak masyarakat merasa kecewa dengan pelayanan pegawai BPN yang mempersulit dengan mengulur-ngulur waktu pembuatan sertifikat,”ujarnya Selasa, ( 21/12/20).

Menurutnya hal itu terutama bagian loket yang memberikan informasi kepada masyarakat yang berniat dalam hal pembuatan sertifikat hak milik sangat dipersulit.

“Saya mengalami hal ini dan bukan saya saja ada juga yang lain seperti ini, saya terus terang kecewa sudah sekitar 2 tahun gak jadi-jadi,”tuturnya.

Disisi lain Hi Farukh Ketua Lembaga Peduli Hukum menceritakan pengalaman yang membuat geram dirinya saat akan Audensi ke pihak BPN yang semula di janjikan pukul 13.00 wib oleh Direktur Pelayanan loket tetapi sampai pukul
14.00 wib belum juga ada kejelasan.

“ini yang kedua kalinya saya ke kantor BPN padahal dari pihak BPN yang nentuin jadwal dan waktu Audensi sampai satu jam saya nunggu disini kata Pegawainya (BPN) Sabar ya pak kami sedang mempersiapkan tempat berserta berkas-berkasnya” ujar Hi Farukh.

Menurut pendapat Hi Farukh hal ini seolah-olah mempersulit untuk pengurusan sertifikat hak milik dinilai tidak transparan dalam pelaksanaan kerja. Ia berharap kepada Kepala BPN harus di kasih tindakan tegas.

Di tempat yang sama Lalu Gunawan Sekjen Lembaga Peduli Hukum menanggapi terkait masalah ini mengatakan bahwa ia meminta kepada Kementrian Agraria harus cepat merespon keluhan yang dialami masyarakat
Bandar Lampung terkait pelayanan BPN.

“Kepada Kementrian Agraria kita harapkan harus cepat merespon terkait masalah ini jangan sampai hal tersebut menimbulkan dampak negatif akibat ulah yang diduga ada oknum pegawai kantor BPN Balam sehingga akan berakibat fatal tehadap kinerja dan citra Kantor Badan Pertanahan kota Bandar Lampung” ucapnya.( Asyadi )