Proyek Bangunan Sanitasi Desa Bangunsari Pesawaran Senilai Satu Miliar Rupiah

Pesawaran, SIBER88.CO.ID_Ketua kelompok masyarakat ( Pokmas) Suratno menjelaskan kepada LSM-Garda P3-ER dan Wartawan tentang kegiatan mengerjakan proyek sanitasi pada hari Minggu, (21/11/2021) dikediamanya Desa Bangunsari Kecamatan Negerikaton.

Terkait sanitasi Perdesaan tahap kesatu (1) ketua pokmasnya sdr.Tarjo, dan sanitasi Desa ( sandes) tahap kedua ( 2 ) sdr.Ratno. masing-masing anggaran Rp.500.000.000_ ( Lima ratus juta rupiah ), jadi sandes 1 dan 2. sebesar Rp. 1.000.000.000_ ( Satu miliar rupiah ), “Kata Suratno.

” Ketika Suratno ( ketua pokmas) sandes 2 dikonfirmasi, diceritakan apa adanya bahwa program sanitasi yang iya tangani sejumlah
50 unit yang terdiri dari bilik WC dan subsitengki berikut lubang resapan. semua sudah dikerjakan sesuai dengan spek
sipikasi ( RAB) , ” Jelas Ratno.

Pagu anggaran dari Kementrian Pekerjaan umum dan perumahan rakyat ( PUPR)
senilai 500 juta rupiah pengakuan Suratno biaya pembuatan per/ unit sanitasi sejumlah 9-10 juta rupiah, buruh tukang dan kernet yang mengerjakan digaji harian dibayar tiap hari Sabtu sore, ” Ucap Ratno.

” Sanitasi desa tahap kedua ( 2 ) dikerjakan dengan jangka waktu 3 bulan sebanyak 50 unit dan serah terima dari Kementrian PUPR tgl.17 November 2021 beberapa hari lalu.

Dalam pengamatan pihak LSM- Garis Depan Pemuda Perduli Pembangunan dan Ekonomi Rakyat ( LSM-Garda P3- ER) Kabupaten Pesawaran, bertindak dan atas nama Lembaga kontrol sosial, menyikapi keterangan ketua pokmas ( Suratno) bahwa anggaran biaya membangun 1 unit bilik wc dan peresapan senilai 10 juta rupiah. Sedangkan sandes kedua ada 50 unit, berarti dibangun sesuai anggaran 500 juta.

” Dibalik kejujuran ketua pokmas, masih bisa memberikan kepada sdr.Indra pendamping Kabupaten sebesar 10 juta rupiah, dan untuk pendamping ( Pramono) mendapat bagian 15 sampai 20 juta.

Untuk Badan Permusyawarahan Desa ( BPD ) menerima 1 juta rupiah dan tak
ketinggalan untuk Kepala Desa Suwadi mendapat 15 juta rupiah, yang 5 juta untuk bayar hutang Pajak bangunan. Sedangkan Suratno dan Subingat ( sekdes) hanya terima Rp. 500.000_ per/satu minggu selama 3 bulan bekerja sebagai pokmas.”
Papar ketua pokmas.

” Awak media merasa kesulitan untuk konfirmasi dengan pihak desa, beberapa hari setelah meminta keterangan dengan ketua pokmasnya, hari Kamis, ( 25/11/2021 ) menghubungi Sekdes ( Subingat) hp nya tidak aktif, lalu menghubungi anggota BPD- Desa Bangunsari, tidak terjawab. ( tim )