Ketua WN88 Jambi Dampingi Temenggung Orang Rimba (SAD)Malembo Serahkan Senpi Ke Polres Batang

Jambi,SIBER88.CO.ID_Didampingi oleh WN88 Mitra TNI Polri dan Siber News Propinsi Jambi belasan Suku Anak Dalam atau lebih dikenal dengan ‘Orang Rimba’ Selasa(14/9/2021)mendatangi Polres Batang Hari guna menyerahkan Senjata api rakitan yang hampir saja menelan korban para pemiliknya.

Menurut Malay salah seorang yang luput dari penembakan kerena senjata yang diarahkan kedirinya tidak meletus, pada hari Jumat(11/9/2021) sekitar 20 orang Suku Anak Dalam yang menempati lokasi kebun karet PT HTI Desa Baru berencana mau mencari ikan ke sungai Dangku yang lokasinya beberapa kilo meter dari kediaman warga SAD yang terletak di wilayah Desa Jelutih kecamatan Batin XXIV.

Masih menurutnya,namun belum sampai ke sungai dangku, dari kejauhan mereka melihat 2 orang laki laki dan perempuan menghadang ditengah jalan dengan membawa parang yang laki laki diketahui dan diduga bernama Zl warga Desa Jelutih membabatkan parang kearah Malay namun ditangkis oleh Malay dengan mempergunakan kayu, Zl berteriak menuduh SAD mencuri buah jengkol, namun Malay mengatakan bahwa mereka tidak mencuri jengkol.

Mungkin merasa tidak puas dengan jawaban Malay,warga yang perempuan berteriak “kutembak kau,kutembak kau” sambil berlari kedalam pondok dan keluar depan pintu sambil mengarahkan senjata api diarahkan ke Malay.

Nasib masih mujur,senjata itu tidak meletus dan direbut oleh Malay dan dibawa mereka ke pemukiman SAD lalu diserahkan keTemenggung Malembo, kerena menyangkut Senjata Api atas kesepakatan mereka mau melapor ke Pihak kepolisian dan minta dampingi oleh A.Kosim yang sudah dianggap mereka sebagai ” Datuk” dilain pihak dimana A.Kosim juga adalah Ketua WN88 prop.

Ketua WN88 Jambi minta petunjuk ketua DPN WN 88 Edwin Fentando,lalu ketua umum WN88 mengarahkan agar WN88 jambi untuk mendampingi dan minta pihak Kepolisian mengusut tuntas kasus ini, apa lagi menyangkut senjata api dan dugaan ada rencana penganiayaan terhadap orang rimba yang nyaris memakan korban.

makanya senin(13/9/2021)kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Batang Hari,sedangkan A.Kosim minta kepada Warga SAD yang berada di lokasi desa Baru agar tenang dan jangan terprovokasi dan terpancing.

“Kita serahkan saja ke pihak aparat hukum untuk mengusut kasus ini,kita tunggu saja,” ujarnya(Masri Syah)