Tarian Sembah Adat Lampung Meriahkan Puncak HUT RI ke-81 di Langkapura Baru

Bandar Lampung, SIBER88.CO.ID_Semarak memperingati Hari Ulang Tahun(HUT)Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa begitu hangat di lingkungan gang Pinang Ujung RT03 Kelurahan Langkapura Baru.

Acara malam puncak perayaan kemerdekaan ini berlangsung meriah, Sabtu(22/8/2026),dan dihiasi dengan keindahan Tarian Sembah khas adat Lampung.

Perhelatan dimulai dengan khidmat saat hadirin berdiri tegak menyanyikan lagu Indonesia Raya, yang dipimpin oleh Gina sebagai dirigen.

Momen pembuka ini menyatukan hati warga dalam semangat cinta tanah air, sebelum acara dilanjutkan dengan penampilan istimewa Tarian Sembah — tarian tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Lampung, menyuguhkan kelembutan gerak dan makna penghormatan yang mendalam.

Suasana terlihat begitu ramai dan penuh kegembiraan, ribuan warga hadir menyaksikan pagelaran yang disuguhkan panitia perayaan HUT RI Gg Pinang Ujung RT 03. Turut hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Lurah Langkapura Baru yang diwakili oleh Ryan,ketua RT 03 gang Pinang Ujung Langkapura Baru.

Dalam sambutannya, Ryan menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga yang telah bahu-membahu mensukseskan rangkaian acara peringatan kemerdekaan hingga ke malam puncak dan pembagian hadiah.

“Tanpa adanya kerjasama yang baik, mustahil kesuksesan dan kemeriahan HUT RI ke-81 di tempat kita ini dapat terwujud. Terima kasih atas partisipasi dan kebersamaan seluruh warga,” ujar Ryan dengan penuh semangat di hadapan hadirin.

Acara berjalan lancar berkat bantuan adinda Ocha yang bertindak sebagai Pembawa Acara.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba, dimulai dari kompetisi permainan tradisional Gaplek untuk kategori dewasa, dilanjutkan dengan kompetisi Adzan bagi anak-anak yang memperebutkan juara 1 hingga juara 3. Hadiah-hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Budi Hersono, selaku Ketua Masjid setempat.

Sebagai penutup rangkaian acara, Budi Hersono memimpin doa bersama untuk keberkahan dan kemajuan bangsa, yang kemudian dilanjutkan dengan hiburan orgen untuk memeriahkan suasana hingga malam berakhir.

Perayaan ini tidak hanya menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antarwarga, tetapi juga menjadi wadah melestarikan budaya lokal di tengah semangat kemerdekaan Indonesia.