RESIH BARA Arjasari Butuh Perhatian DLH

Indramayu Jabar, SIBER88.CO.ID_Tim Sapu Bersih “RESIH BARA” desa Arjasari kecamatan Patrol kabupaten Indramayu provinsi Jawa Barat yang bergerak pada bidang pengelolahan limbah sampah masyarakat merasa kewalahan dengan fasilitas Armada pengangkut sampah.

Psalnya selama ini Tim Sapu Bersih ” RESIH BARA ” yang dikelola oleh Bumdes Mulyasari yang sudah 2 tahun lebih berjalan masih menggunakan fsilitas yang minim, sehingga sangat butuh perhatian serta bantuan dari pemerintah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Indramayu.

Terkait dengan minimnya fasilitas mobilisasi yang dimiliki Tim Sapu Bersih, Edi Munir selaku ketua tim yang menangani pengangkutan sampah kepada SIBER88 pada Sabtu (12/11/2022) mengatakan, saat ini penanganan sampah dari masyarakat yang berjalan di tiga blok dengan jumlah 340 kepala keluarga, dengan produksi sampah yang sangat segnifikan dari warga serta menghadapi musim penghujan merasa kewalahan dengan minimnya armada atau alat angkut.

“Selain itu, alat pembakaran (Incenerator) yang rusak membuat sampah yang ada di tempat pembuang sementara (TPS) tidak bisa terbakar karena Incenerator sudah rusak, TPS yang ada tidak mampu menampung sampah yang ada,”sambungnya(12/11/2022).

“Dengan menumpuknya sampah di TPS, kami sangat membutuhkan bantuan armada dari DLH guna mengangkut sampah dari TPS ke TPA,”tukasnya.

“Kami juga sangat butuh bantuan dari pemerintah, baik dari pemerintah pusat, provinsi maupun Pemkab berupa armada pengangkut sampah dari warga ke TPS, sehingga kerja kerja tim semakin maksimal dalam menangani sampah,”harapnya.

Terakhir,Edi Munir mengucapkan rasa terimakasih kepada pemerintahan desa Arjasari yang dipimpin oleh Jamaludin sebagai kepala desa karena dengan dibentuknya Tim Sapu Bersih “RESI BARA”pihaknya mendaptakan lapangan pekerjaan.

Ditempat terpisah, Kuwu Jamaludin saat ditemui SIBER88 menjelaskan, ia akan terus memberikan support kepada Tim Sapu Bersih “RESIH BARA” yang dikelola oleh Bumdes Mulyasari yang bergerak pada bidang Sampah, karena Limbah sampah dari warga sangat butuh perhatian serius dari Pemerintah.

Jamaludin melanjutkan,Khususnya pemerintahan desa Arjasari, dampak dari keberadaan sampah sembarang yang dibuang oleh warga, akan menimbulkan berbagai faktor, seperti, penyakit dan banjir bila di buang disaluran air. oleh karena itu ia akan terus mensupport serta mendukung kerja Tim Sapu Bersih yang sudah dikukuhkan melalui SK selama 2 tahun Lebih.

“Terkait fasilitas Bumdes yang masih sangat minim dimiliki, kami akan mencoba membantu dengan upaya meminta bantuan ke dinas terkait guna memenuhi fasilitas atau armada sampah untuk Tim Sapu Bersih, demi terwujudnya desa Arjasari sebagai desa bersih lingkungan, bebas banjir disaat musim hujan,sesuai dengan harapan Bupati Indramayu demi terwujudnya Indramayu Bermartabat,”pungkasnya. (Ambar)