Bandung Jabar, SIBER88.CO.ID_Bulan ini adalah bulan maulid bagi umat Islam sedunia,bulan yang diagungkan oleh seluruh umat muslim di dunia,bulan yang sangat Istimewa karena pada bulan maulid ini,nabi besar Muhammad Saw lahir(12 Rabiul awwal).
Tokoh sejarahwan,Irjen Pol(purn)Dr H Anton Charliyan Mpkn berpendapat bahwa Rasulullah Muhammad adalan suritauladan semua umat , pembawa Rahmatan lil Alamin.. yang mana kebesaran nama beliau inipun , bukan hanya diakui oleh umat muslim saja, tapi juga diakui oleh seluruh masyarakat dunia sebagaimana yang tercatat dalam buku The Great Leadership yang merupakan pemimpin no satu yang paling baik dan paling berpengaruh di dunia.
Ia melanjutkan paparanya,kemudian apabila ada orang atau Manusia yang berani menghina nabi Muhammad Saw baik secara pribadi apalagi sebagai rosul utusan Allah, ditambah-tambah menghina kitab suci Al-Quran sebagai Qalam Illahi, artinya orang yang mengatakan tersebut, bisa dikategorikan sebagai orang yang super nekad, yang tidak punya otak untuk berpikir, tidak punya mata untuk melihat dan tidak punya telinga untuk mendengar dan tidak punya Hati untuk merasa, atau bisa juga termasuk kedalam golongan manusia yang tidak waras alias sakit jiwa, .. dan yang lebih khusus lagi, bila menghina Al-Quran sama juga dengan telah menghinakan Allah SWT dan menantang umat muslim secara Keseluruhan,dengan alasan apapun juga. Menghina orang biasa didepan umum saja, ada pasal hukumnya yang cukup berat apalagi ini menghina kitab suci dan manusia suci utusan Allah panutan semua umat.
“Saya tidak tahu lagi harus diapakan manusia model demikian tersebut, kalau keluar rumah saya rasa tidak akan ada yang mampu menjamin keselamatanya,”ujar Anton(6/11/2021).
“Namun sebelum ramai-ramai dihakimi massa, saya tegaskan sebaiknya aparat hukum khusunya Polri sesegera mungkin bertindak, sekali lagi sesegera mungkin bertindak, tangkap secepatnya dan hukum seberat-beratnya,sambil menunggu dan kita saksikan bersama azab pedih apa yang akan diturunkan Sang Maha Kuasa kepada manusia pecundang tersebut baik di dunia maupun di akhirat,” geramnya.
Diakhir paparanya,Anton menambahkan,namun walau sepedih apapun hati yang kita rasakan, sebagai umat muslim yang beriman kita pun tetap mendoakan, semoga yang bersangkutan diberi kesadaran, dibukakan mata hatinya, dan sesegera mungkin memohon maaf kepada seluruh umat muslim dan memohon ampun kehadirat Allah SWT dengan taubatan nasuha. (Bzz)
























