Indramayu Jabar, SIBER88.CO.ID_Kasus tindak kekerasan pada anak dan kehamilan tidak diinginkan(Dini) yang terjadi di beberapa wilayah, khususnya di wilayah kabupaten Indramayu menjadi perhatian serius pemerintah kbupaten Indramayu.
Hal itu membuat bupati Indramayu,Nina Agustina bergerak cepat dengan melaksanakan sosialisasi pencegahan kekerasan seksual kepada anak dan kehamilan tidak diinginkan(kehamilan usia dini).
Kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan seksual pada anak dan kehamilan dini khususnya di wilyah kecamatan Patrol dipimpin camat Rusyad Nurdin yang dilaksanakan di UPTD SD di wilayah kecamatan Patrol,Senin(1/8/2023).
Saat dihubungi awak media,Rusyad Nurdin mengatakan,kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan seksual pada anak dan kehamilan tidak diinginkan yang dilaksanakan oleh Tim Gugus Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA)kecamatan Patrol.
Rusyad menyebutkan,Tim Gugus Tugas PPA diantaranya, forkopimcam Patrol, kepala UPTD Dalduk dan P3A, kepala UPTD Puskesmas serta unsur dinas pendidikan. Tim tersebut bergerak cepat menindaklanjuti surat dari bupati Indramayu,Nina Agustina.
“Tujuan dari kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan ini sesuai dengan amanat bupati Nina Agustina, bahwa kita harus menjadi super tim dalam rangka melindungi generasi penerus bangsa dari hal-hal perbuatan tercela (Oknum – red) yang akan terjadi pada anak-anak di bawah umur, khususnya anak-anak yang masih duduk di sekolah dasar(SD),”ungkapnya.
“Kami selaku Tim Gugus Tugas PPA kecamatan Patrol akan melaksanakan tugas sesuai dengan yang di amanatkan oleh ibu bupati,”tukasnya.
“Dan kami akan siap berupaya untuk mampu menciptakan generasi anak emas di tahun 2045, generasi emas anak bangsa yang hebat demi terwujudnya Indramayu BERMARTABAT,” pungkasnya. (Ambar)
























