Lampung Barat, SIBER88.CO.ID_Pembangunan Gudang Desa Pekon Ujung Rembun, bernilai Rp. 133.443.897 juta yang memakai anggaran Dd tahun 2021 di duga Mar, af alias di korupsi.
Pasalnya tidak sesuai bestek, pekerjaan tersbut merupakan hasil dari Investigasi awak Media, yang hadir ke lokasi proyek Pekon ujung Rembun, Pada Hari Minggu 16-1-2022.
Bukan sampai di situ saja, tim investigasi melakukan pertemuan ke Pemangku Dua, Air Ringkih yang bernama Arianto,, untuk melihat pekerjaan pembukaan badan jalan anggaran th 2021 yang mana berdiameter Lebar Tiga Meter, Panjang 189 Meter.
Di saat itu pula tim menemui Wakil ketua LHP, Wakil ketua LHP menyatakan sebenarnya itu bukan ukuran 189 M, tapi lebar 3 Meter panjang 300 M, itu belum kami kerjakan ujarnya
Ketua LHP menuturkan bahwa pengerjaan itu menunggu masyarakat mau gotong royong, tuturnya
Menurut pantauan kami selaku sosial control jalan yang berelokasi di pemangku Dua, air Ringkih pekon ujung Rembun anggaran tahun 2021 yang panjang 189×2 m berati di duga Fiktif karena belum di realisasikan, sampai saat ini Di duga di kemana kan anggaran 88 juta tersebut untuk alokasi proyek jalan tadi, kemungkinan Raib,
Hasil monitoring tim di lapangan ada nya tambahan rehab balai rakyat, di alihkan ke untuk pembuatan lapangan voli yang baru di kerjakan, KAMIS 13-1-2022, pengerjaannya secara Gotong royong, yang mana dari dana pengalihan Balai Rakyat dengan Nilai 49.748.575 pertanyaan kami bila kerjaan ini di gotong royong kan, tidak ada upah buruh, kemungkinan banyak sisanya dari nilai nominal tersebut.
Selanjutnya, Tim investigasi berlanjut ke Juru tulis, untuk konfirmasi uang yang di gotong royong kan, rupa nya juru tulis sudah mengundurkan diri di akhir bulan Desember, yang di ganti oleh juru tulis, Mely yana fitri untuk priode 2022 ,,
Kami berharap saya dan tim Awak media agar Inveksetorat, lampung barat mau menindak lanjuti hal hasil temuan Tim kami ini.. (Tim )
























