Indramayu Jabar, SIBER88.CO.ID_Adat sedekah bumi merupakan tradisi lama sejak nenek moyang desa Limpas kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu menggelarnya.
Sedekah bumi merupakan simbol gotongroyong masarakat dalan bentuk sukuran atas apa yang Tuhan berikan kepada mereka.
Penyelenggaraan adat desa sedekah bumi yang bertajug ” Kerja Baik, Kerja Nyata untuk Indramayu Bermartabat” tersebut dilaksanakan di Buyut Lijong dengan menyelenggarakan pagelaran kesenian asli Indramayu,sandiwara Lingga Buana.
Nampak hadir dalam acara adat sedekah bumi desa Limpas,camat Patrol Andri M Soleh beserta forkopimcam,kades Limpas Tato beserta para perangkat desanya serta para tokoh lainya.
Di tengah gelaran adat Desa Sedekah Bumi, Camat Patrol menyampaikan, dirinya sangat mengapresiasi atas Penyelenggaraan adat desa sedekah bumi yang dilaksanakan oleh Pemdes Limpas.
“Kades Limpas mampu membangun gotong – royong warganya dalam melestarikan tradisi peninggalan nenek moyang kita terdahulu,”ungkap Andri.
“Adat desa atau tradisi sedekah bumi merupakan media dalam membangun nilai gotong-royong, nilai peduli lingkungan serta pemanfaatan nilai – nilai kearifan lokal,”terangnya.
Di kesempatan yang sama Tato mengatakan, Tradisi adat desa sedakah bumi merupakan tradisi tahunan yang di selenggarakan oleh pemerintahan desa Limpas bersama masyarakat.
“Sedekah bumi juga merupakan acara bentuk rasa syukur kepada Sang Maha Kuasa yang telah memberikan bumi tempat kita berpijak dengan segala rezeki berupa hasil bumi untuk keberlangsungan hidup,”ujar Tato.
” Kami selaku pemerintahan desa sangat mengucapkan terimakasih kepada masyarakat desa Limpas, khususnya warga blok Kedokan Wungu yang terbagi empat RT yang sudah bergotong royong menyelenggarakan acara sedekah bumi di Buyut Lijong dengan menghadirkan pagelaran sandiwara Lingga Buana dan kompak menyajikan ratusan tumpeng,”tandasnya.
Penulis : Ambar
Editor : Badruzzaman
























