KORMI Kabupaten Bogor Disorot PETISI 26, Transparansi Anggaran Jadi Perhatian

Kabupaten Bogor Jabar, SIBER88.CO.ID_PETISI 26 Tolak Korupsi menggelar audiensi dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bogor, Rabu (21/10/2026), untuk membahas transparansi anggaran, pengembangan olahraga masyarakat serta penguatan komitmen antikorupsi.

Ketua KORMI Kabupaten Bogor, Rike Iskandar, dalam dialog tersebut menekankan pentingnya menyeimbangkan kritik dengan karya nyata. Menurutnya, kritik terhadap suatu lembaga perlu disertai kontribusi dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Jangan hanya mengoreksi, tetapi kita juga harus menghasilkan karya,” demikian pesan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

KORMI Kabupaten Bogor menyatakan terbuka terhadap kolaborasi dengan pemerintah, swasta dan masyarakat untuk mengembangkan olahraga masyarakat. Dukungan berbagai pihak dinilai penting agar program olahraga tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Audiensi juga membahas perlunya tata kelola anggaran yang transparan dan akuntabel. Penggunaan dana publik diharapkan dapat dipertanggungjawabkan, dengan memperhatikan sasaran program, jumlah peserta serta manfaat nyata bagi masyarakat.

Sejumlah angka anggaran yang muncul dalam diskusi masih memerlukan verifikasi melalui dokumen resmi sehingga tidak dijadikan dasar perbandingan sebelum data terkonfirmasi.

Dalam pembahasan rencana kegiatan 2027, KORMI menyoroti pengembangan agenda Bogoran dan Lintas Sentul. Kegiatan Bogoran direncanakan diselaraskan dengan peringatan Hari Jadi Bogor, dengan target peserta sekira 5.000–6.000 orang pada penyelenggaraan mendatang.

Rencana tersebut masih memerlukan pematangan jadwal, kesiapan teknis, dukungan pendanaan dan kerjasama dengan berbagai pihak.

Selain itu, KORMI menegaskan bahwa olahraga masyarakat tidak semata-mata mengejar prestasi, tetapi juga mendorong kebugaran, rekreasi dan partisipasi warga. Berbagai aktivitas, mulai dari senam, lari, maraton hingga permainan tradisional diharapkan semakin menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

Pengembangan fasilitas olahraga di kawasan Pakansari turut menjadi perhatian agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan olahraga prestasi maupun rekreasi masyarakat.

Pertemuan ditutup dengan penandatanganan dokumen komitmen antikorupsi yang disiapkan PETISI 26, dilanjutkan dengan foto bersama pengurus KORMI Kabupaten Bogor dan perwakilan PETISI 26.

Melalui audiensi ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang konstruktif dalam memajukan olahraga masyarakat sekaligus memperkuat transparansi, akuntabilitas dan integritas dalam pengelolaan organisasi.

PETISI 26 menegaskan pentingnya kritik yang objektif, kontribusi nyata serta pengawasan yang bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat Kabupaten Bogor.