Lubuklinggau, SIBER88.CO.ID_Jalan yang menuju area pemakaman warga RT. 04 Kampung Duren Kelurahan Karang Ketuan Kecamatan Lubuklinggau Selatan II tidak diketahui sumberdananya dan jenisnya, tapi mengingat tempat pembangunan peroyek tersebut besar kemungkinan itu Jalan Usaha Tani (JUT).
Kalau memang benar itu Jalan Usaha Tani (JUT) jalan tersebut yang menjadi salah satu faktor suksesnya keberlangsungan kegiatan pertanian, dimana Jalan Usaha Tani (JUT) adalah akses penting untuk transportasi angkutan bagi petani dan juga masyarakat sekitar yang bisa memanfaatkan jalan tersebut .
Maka dari itu Jalan Usaha Tani menjadi salah satu objek sorotan penting bagi pemerintah sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat dan juga petani, oleh sebab itu, JUT harus dibangun dengan mengacu pada standar pembangunan yang layak, agar bisa bertahan lama dan bermanfaat bagi kelancaran akses tersebut.
Namun lain halnya, dengan Jalan Usaha Tani yang ada di Kampung Duren RT. 04 Kelurahan Karang Ketuan Kecamatan Lubuklinggau Selatan II Kota Lubuklinggau tepatnya dibelakang Kolam Air Dera Tar .
Jalan Usaha Tani yang diakui mansyarakat (petani) sekitar selesai pada beberapa bulan lalu yaitu sekitar bulan Agustus 2021, sekarang kondisinya sudah mengalami retak dan juga pecah parah disepanjang badan jalan .
Sehingga kondisi tersebut, menjadi suatu keluhan bagi petani yang berharap lebih pada jalan tersebut, sialah satunya masyarakat/petani berinisial Rd, mengatakan bahwa kecewa dengan keadaan jalan tersebut.
” Jalan yang dibangun sampai ke lokasi kuburan / pemakaman masyarakat Kampung Duren ini baru selesai sekitar bulan Agustus lalu, namun sekarang sudah rusak dan sudah ada yang berlubang serta retak, memang kami tidak paham soal kualitas bangunan, namun kami sangat kecewa kalau hasilnya seperti ini” ungkap petani berinisial Rd, dengan nada kecewa.
Hal senada juga disampaikan petani yang lainnya SLM, kalau kondisi jalan tersebut sudah rusak mualai dari pintu air perbatasan Kelurahan Karang Ketuan Kota Lubuklinggau denga Wilayah Desa D Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musirawas.
Namun SLM menambahkan jika kondisi jalan yang sudah seperti ini dibiarkan maka bukannya memperlancar akses kerja, tapi akan menjadi penghambat pekerjaan, ujar SLM.
“Kalau kondisinya seperti ini, dan tidak segera diperbaiki maka sama saja tidak ada manfaat bagi kami dikemudian hari, soal nya, akan menghambat laju kendaraan kami yang mengangkut hasil pertanian kami” papar petani yang sedang berada dilokasi pemakaman masyarakat Kampung Duren ini.
Beberapa warga yang sedang bergotong royong membersihkan lokasi pemakaman mengatakan, mengenai pengerjaan pembangunan jalan tersebut, warga Kampung Duren ini tidak tau siapa pemborongnya ataupun dana apa yang digunakan berapa besar danaanya, berapa volumenya, karena tidak ada papan proyeknya, dan juga tidak satupun warga Kampung Duren ini yang ikut sertakan dalam proses pembangunan jalan tersebut, sementara lokasi pembangunan jalan tersebut berada di Kampung Duren RT. 04 Kelurahan Karang Ketuan. Ujar BBG
“Kami tidak tahu, karna kami warga sini tidak diperbolehkan ikut kerja atau ikut andil dalam pekerjaan jalan tersebut ” aku mereka secara serentak.
Rabu, 10Nopember 2021sekira pukul: 19:45 wib, Ketua RT 04 Kelurahan Karang ketuan Agustoni saat dikonfirmasi VIA Handphone menyampaikan memang benar kalau pembangunan jalan menuju areal pemakaman di wilayah RT. 04 Kampung Duren ini ada dan saya tidak pernah tahu sama sekali karenanpihak rekanan menemui saya hanya ketika mereka mau Survei saja setelah itu tidak pernah berkomunikasi lagi.
Lebih lanjut Agus panggilan akrabnya mengatakan sebenarnya jalan tersebut bukan untuk wilayah RT. 04, jalan tersebut adalah untuk wilayah RT. 03, karena dalam rencana pembangunan di RT. 03, tidak ada penghuninya jadi dipindahkan ke wilayah RT. 04 yang menuju ke lokasi pemakaman warga Kampung Duren,
Karena saya tidak diikutsertakan dalam pelakasaan pembanguna tersebut jadi saya tidak mengetahui sama sekali tentang proyek tersebut, berapa volumenya, berapa pagu anggarannya, siapa pelaksananya dan bahkan bagaiman bentuk jalannya pun saya tidak tahu, bukan berarti saya melindungi ataupun menghindar,
Agus juga menambahkan jika bapak-bapak mau keterangan sebenarnya silahkan konfirmasi dengan ibu Lurah dikantornya, langsung mengakhiri bincangnya. (Iqbal/Habib)
























