Jalan Amblas, Pemkot Bogor Tutup Jalan Sholeh Iskandar Tanah Sareal

Bogor Jabar, SIBER88.CO.ID_Pemerintah Kota Bogor akan segera menutup jalan Sholeh Iskandar (Sholis), tepatnya di depan eks Mall Mega M Kecamatan Tanah Sareal mulai hari selasa tanggal 2 November 2021, penutupan dilakukan dikarenakan jalan tersebut mengalami penurunan atau amblas.

“Mulai hari selasa tanggal 2 November 2021, Jalan Sholeh Iskandar Tanah Sareal yang amblas akan ditutup bagi kendaraan roda empat dan lebih, untuk selanjutnya kendaraan akan dialihkan melewati underpass,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya usai meninjau kondisi jalan yang amblas, pada Senin (1/11/2021).

Penutupan jalan ini akan dilakukan oleh jajaran Polresta Bogor Kota untuk mengantisipasi terjadi longsoran tanah yang lebih parah. Terlebih saat ini kondisi cuaca dengan intensitas curah hujan sangat tinggi, sehingga perlu diantisipasi.

“Kami menyampaikan kepada warga Bogor Kota maupun pengguna Jalan Sholeh Iskandar untuk mengantisipasi hal tersebut,” jelas Bima.

Penutupan jalan ini hanya berlaku bagi kendaraan roda empat dan lebih. Sementara untuk kendaraan roda dua masih diizinkan melintas, tetapi hanya di bagian sisi atau tepi jalan. Tambah nya.

Menurut Bima, amblasnya jalan ini kondisinya membahayakan. Hal ini, kata dia, faktor penyebabnya adalah terakhir dibangun sejak tahun 2005, ditambah faktor cuaca dan yang lainnya.

“Proses penurunannya cepat sekali dan harus ada tindakan yang cepat juga,” jelasnya.

Dia menambahkan, pekerjaan penanganan jalan yang amblas ini sudah direncanakan untuk segera dilaksanakan, tetapi harus melalui proses lelang. Pengerjaan ditargetkan mulai awal tahun 2022 dan desain perencanaannya sudah ada.

Dalam peninjauan tersebut, Bima didampingi perwakilan Kementerian PUPR Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Eko Prabowo, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Chusnul Rozaqi, Forkopimda serta jajaran aparatur wilayah setempat.

Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, AKP Galih Apria menerangkan, khusus rekayasa lalu lintas di jalan Sholeh Iskandar yang amblas dilakukan penutupan bagi kendaraan roda empat dan lebih, dimulai pada Selasa (2/11), hingga dimulai pengerjaannya.

“Dampak dari penutupan jalan bagi kendaraan roda empat akan diarahkan ke underpass sehingga akan meningkatkan volume kendaraan. Potensi gangguan dan kecelakaan akan menjadi lebih tinggi juga,” terangnya.

Untuk masyarakat yang terbiasa menggunakan jalan menuju arah Cilebut akan diarahkan ke jalan yang direncanakan sebagai Stasiun Sukaresmi.

Namun pihaknya tidak memungkiri akan terjadi penumpukkan kendaraan. Karena itu, sebagai antisipasi, jajarannya akan menempatkan personil untuk melaksanakan pengaturan jalan.

“Jalan Sholeh Iskandar merupakan jalan nasional dengan volume kendaraan yang cukup besar. Informasi yang saya dapat pengerjaan perbaikan jalan amblas akan dimulai awal tahun 2022 dengan estimasinya selama enam bulan,” pungkasnya. (Y2Z/Desi)