Jakarta, SIBER88.CO.ID_Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, reshuffle kabinet dinilai dapat menjadi salah satu opsi untuk meningkatkan kinerja Kabinet Merah Putih. Sejumlah figur dengan rekam jejak dan kapasitas yang teruji pun dinilai layak dipertimbangkan, salah satunya Sandiaga Uno.
Sekretaris Jenderal Rumah Sandi Uno Indonesia (RSI), Denny H Suryo Prabowo menilai Sandiaga memiliki sejumlah modal yang sesuai dengan kebutuhan pemerintahan saat ini.
“Sandiaga Uno bisa jadi salah satu striker untuk meningkatkan kinerja kabinet saat ini. Apa yang dibutuhkan Presiden Prabowo dan dibutuhkan Indonesia ada di Sandiaga Uno,” kata Sekjen RSI pada Selasa (1/9/2026).
Adapun isu reshuffle kabinet ini mencuat menyusul berbagai hasil survei yang mencatat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo menurun sepanjang 2026. Hasil survei terbaru menunjukan kepuasan publik kepada Pemerintah di angka 51,1 persen menurut Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), 37 persen menurut Tempo Data Science dan 55,1 persen menurut Poltracking Indonesia.
Berbagai survei itu mengaitkan tren penurunan kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo dengan penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi, politik dan penegakan hukum.
Beberapa kalangan pun menilai jelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi momentum bagi Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi kinerja kabinet, termasuk membuka opsi reshuffle. Apalagi terjadi tren penurunan kepuasan publik terhadap Pemerintah.
Salah satunya Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, yang menilai hasil survei dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam mengevaluasi kabinet dan tingkat kepuasan publik. Meski bukan satu-satunya indikator, persepsi masyarakat dianggap penting karena kinerja pemerintah pada akhirnya dinilai oleh publik.
Terkait hal ini, Denny menilai Sandiaga memiliki sejumlah modal yang sesuai dengan kebutuhan pemerintahan saat ini. Selain memiliki rekam jejak yang dinilai bersih dari praktik korupsi, Sandiaga juga disebut memiliki hubungan politik yang baik dengan berbagai pihak, termasuk Presiden Prabowo dan kader Partai Gerindra, meski telah meninggalkan partai tersebut.
“Pak Prabowo concern terhadap kinerja anti korup dan Sandiaga Uno orang yang tidak perlu diragukan lagi dari sisi integritas,” tutur Denny.
“Dalam politik, Sandi Uno adalah tokoh yang bisa dibilang tidak memiliki musuh politik. Bahkan setelah keluar dari Gerindra, hubungan beliau dengan Pak Prabowo maupun kader Gerindra lainnya masih sangat baik,” sambungnya.
Dari sisi kapasitas, pengalaman Sandiaga sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dinilai telah membuktikan kemampuan dan totalitasnya dalam bekerja. Bahkan sosok Sandiaga disebut masih dirindukan oleh kalangan pariwisata.
“Track record sebagai menteri sudah terbukti, Sandi Uno sangat totalitas. Nasionalisme dan patriotismenya juga sejalan dengan karakter Pak Prabowo. Sampai sekarang, meskipun tidak menjadi pejabat publik, beliau tetap konsisten membantu rakyat,” ungkap Denny.
Belum lagi, kata Denny, Sandiaga Uno juga memiliki keunggulan di bidang ekonomi dan investasi.
“Kita semua tahu pengalaman Sandi Uno di dunia usaha, UMKM, ekonomi kreatif dan penciptaan lapangan kerja. Termasuk jaringan beliau yang luas dengan investor dan pelaku usaha. Sandiaga Uno cocok menjadi striker investasi di pemerintahan Pak Prabowo,” paparnya.
Menurut Denny, reshuffle seharusnya tidak hanya dilihat sebagai pergantian jabatan, tetapi sebagai upaya menghadirkan figur yang mampu bekerja cepat, memiliki integritas serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami tidak sedang meminta jabatan untuk Sandiaga. Kami hanya melihat bahwa dalam situasi pemerintah membutuhkan penguatan kabinet, pengalaman dan kapasitas Sandiaga merupakan salah satu opsi yang patut dipertimbangkan Presiden,” pungkasnya.
























