Inspektorat Kabupaten Lamsel Periksa Kades Sinar Rejeki Terkait DD

Lampung Selatan, SIBER88.CO.ID_Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan periksa kepala desa (Kades) Sinar Rejeki, Iwan Syamsuri, Kecamatan Jatiagung.

Hal itu terkait dugaan mark up upah Harian Orang Kerja (HOK)pembangunan sumur bor yang dialokasi dari dana desa tahun 2023.

“Tim inspektorat sudah turun, baru turun kemarin, masih proses evaluasi menghimpun data.Lagi diperiksa,”Kata Irban V, Ikwan Setiawan Saat dihubungi pada Senin(29/4/2024).

Namun Ikwan Setiawan tidak menjelaskan berapa anggaran yang di mark up oleh kades Sinar Rejeki tersebut.

“Kan hasilnya enggak boleh dikasih tau, kalau lagi diproses enggak boleh dikonsumsi publik, lagi diperiksa, ini masih nunggu hasil dari tim yang turun, ”pungkas Ikwan sambil menutup Ponsel.

Sebelumnya, Ketua DPP LSM Gerakan Pemantau Anggaran Negara (GPAN) Indonesia, melaporkan Iwan Syamsuri kepala desa Sinar Rejeki ke Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan pada 22 Februari 2024 lalu.

Berdasarkan hasil investigasi LSM GPAN Indonesia di lapangan dari keterangan pekerja, pembangunan sumur bor dan bak penampungan air bersih di tiga titik lokasi di wilayah desa Sinar Rejeki, Kecamatan Jati Agung, diduga adanya mark up angaran pembelian barang dan jasa upah harian orang kerja (HOK).

Ada tiga titik lokasi pembangunan, salah satunya di dusun Pelita Jaya dengan nilai anggaran sebesar Rp. 61.911.500,-

Hal yang sama anggaran di Dusun Beringin jaya senilai Rp.61.911.500,- Berbeda di dusun Tri Rejo pembangunan tersebut senilai Rp.24.624.655,-

Pembangunan sumur bor pemukiman mengunakan dana desa tahun 2023.

“Salah satunya pembangunan sumur bor fan bak penampungan air bersih di dusun Pelita Jaya terlihat mortar bak sudah retak dan rembes, pada banner tersebut dikerjakan 90 hari kerja padahal dari keterangan pekerja cuma selesai 30 hari kerja,”ungkap Eddy Saputra Sitorus.

“Kami meminta kepada Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan untuk memeriksa dan mengaudit penggunaan dana desa Sinar Rejeki sesuai undang-undang yang berlaku,”timpal Eddy.

Dikonfirmasi terpisah Kades Sinar Rejeki, Iwan Syamsuri, meski ponselnya berdering tidak mengindahkan panggilan, begitupun short massage service(SMS) whatsapp yang terkirim belum dibalas.*