Berita  

Identitas Mayat Berkaos Mamae Zahra Temui Titik Terang

Lampung Selatan, SIBER88.CO.ID_Dua Mayat tanpa identitas kependudukan yang ditemukan di wilayah Lampung Selatan beberapa hari yang lalu kini menemui titik terang.

Sebelumnya pihak kepolisian Polres Lampung Selatan telah membuka layanan hotline dan menyebarkan informasi ciri-ciri kedua mayat tersebut melalui berbagai media.

Dari 16 laporan yang masuk, ada titik terang seorang warga yang berasal dari Indramayu Jawa Barat yang menghubungi Hotline whatsapp Polisi Polres Lampung Selatan.

Seorang ibu-iibu asal Indramayu Jawa Barat yang bernama Juni memberikan bukti adanya baju yang sama dengan korban saat ditemukan, selanjutnya dihubungkan dengan keluarga korban yakni Kayim.

Warga yang diduga keluarga korban dari Indramayu ini juga mengirimkan foto pakaian yang bertuliskan Mamae Zahra Mimie Attar dengan logo kapal bertuliskan Sinar Intan, sama persis dengan yang dikenakan mayat yang ditemukan di Bakauheni.

Tampak juga sebuah foto selfi yang menggambarkan komunitas sejumlah ibu-ibu dengan mengenakan pakaian tersebut kaos panjang dengan motif dan warna seperti kaos Mamae Zahra.

Setelah dari pihak Polres Lampung Selatan menghubungi diduga orang tua dari keluarga korban yakni Kayim yang berlamatkan di Kandanghaur Indramayu Jawa Barat menjelaskan bahwa dua anaknya Kasi (35 th) dan Tarsoni (25 th) sekira 1 bulan yang lalu bersama dengan 10 orang nelayan lainnya mencari cumi- cumi dengan menggunakan kapal nelayan Bintang Mutiara Jaya di perairan seputar Cirebon Jawa Barat.

Kapal yang digunakan terhempas ombak dan mengalami pecah yang mengakibatkan korban hilang , tiga orang nelayan yang selamat sedangkan 9 orang lainnya sampai saat ini belum ditemukan termasuk kedua anaknya.

“Dari keterangan yang kami dapat, kami harus terus memastikan kembali terkait data data dan bukti otentik, dalam hal tes DNA dan kecocokan data lainnya dari keluarganya ini,” jelas Kapolres AKBP Yusriandi yang disampaikan di koridor Polres Lampung Selatan pada Senin(18/9/2023) pukul 09.30 WIB.

“Keluarga dari Indramayu ini yang kehilangan sampai saat ini belum bisa karena membutuhkan biaya yang cukup besar untuk datang ke Lampung Selatan,”lanjutnya.

“Untuk lebih memastikan kembali bukti bukti otentik apakah memang ini benar keluarganya ini perlu juga kajian secara ilmiah seperti tes DNA dan pencocokan lainnya di Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda,” tutupnya.

Penulis : Asyadi
Editor   : Badruzzaman