Cilacap Jateng, SIBER88.CO.ID_Apit merupakan nama bulan sebelum bulan besar dalam penanggalan jawa. Beberapa desa di Jawa Tengah merayakan bulan Apit ini dengan sebutan Apitan, salah satunya desa Karanggedang kecamatan Sidareja Kabupaten Cilacap Jawa Tengah yang mengadakan syukuran di bulan Apit. (3/6/2022).
Adat istiadat Jawa yang dilaksanakan dalam bentuk syukuran oleh masyarakat setempat sudah turun-temurun selama desa karanggedang berdiri.
Setiap bulan Apit dan bulan Suro, desa karanggedang selalu adakan selamatan dalam bahasa Jawanya ruwatan(tumpengan)atau tasyakuran. Desa tersebut memiliki 23 RT,masing-RT tersebut syukuran sebagai bentuk rasa syukur Kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki-Nya.
Dalam hal tumpengan selalu memotong hewan kurban 23 kambing untuk dijadikan lambang keselamatan.
Kades Karanggedang,Suryo menuturkan kepada awak media SIBER88.CO.ID bahwasanya acara tumpengan selamatan pada hari Jumat tanggal 3 Juni 2022,lalu dilanjutkan pentas seni tradisional peninggalan leluhur Nenek Moyang tari kuda lumping.
“Desa Karanggedang yang meliputi 23 RT, yang rata-rata penduduknya petani dan pedagang, sebagian ladang yang luas ditanami kayu Jati ,albiso dan kayu merah, hasil ladang singkong , ternak sapi dan kambing,”papar Suryo(3/6/2022).
Masih menurut Suryo,Masyarakat desa Karanggedang ternilai cukup sederhana,hasil dari pertanian dan peternak bisa untuk menyekolahkan putra-putrinya dan untuk kebutuhan sehari-hari.
“warga Desa Karanggedang selalu hidup bergotong-royong, berdampingan guyub rukun, ini bagus sebagai contoh dan inspirasi desa lainya,”tukas Suryo.
“Pelaksanaan tradisi tasyakuran di desa kami pada bulan Apit tepatnya di bulan Juni kalau di bulan nasionalnya,”pungkas Suryo. (Kikin)
























