Indramayu Jabar, SIBER88.CO.ID_Balai Besar Guru Penggerak(BBGP)provinsi Jawa Barat menggelar diklat Pengembangan Asesmen dan Pembelajaran Interaktif serta Komunikatif(Aspiratif)jenjang SD In-1 kabupaten Indramayu bertempat di UPTD SDN 2 Sliyeg.
Diklat yang berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 14 s.d. 16 Agustus 2023 tersebut diikuti oleh 36 guru SD baik negeri maupun swasta di lingkungan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Indramayu.
Diklat Aspiratif Jenjang SD In-1 bertujuan untuk mereviu dan merefleksikan hasil kegiatan On The Job Learning (OJL) oleh guru tersebut selama 1 bulan di sekolah masing-masing.
Dengan adanya rangkaian diklat ini diharapakan para guru dapat bersama-sama mewujudkan pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan bagi siswa.
Selain untuk mereviu dan merefleksikan hasil kegiatan OJL, diklat ini bertujuan untuk memberdayakan komunitas belajar sekolah melalui guru belajar awal yang dilatih untuk memiliki kemampuan merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran interaktif dan komunikatif.
Kegiatan ini dibuka secara resmi pada senin(14/08/2023) oleh Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Untung Aryanto SPd SD didampingi Ketua Tim BBGP Jawa Barat,Dr Dadang Garmida MPd, Pengawas SD Kecamatan Sliyeg HTaryani, serta Ketua Koordinator Gugus, Sulaetin SPd.
Dalam sambutannya,Untung Aryanto menyampaikan, guru yang mengikuti kegiatan ini adalah guru-guru SD terpilih yang ada di Kabupaten Indramayu untuk menjadi Guru Belajar Awal(GBA) dan diharapkan akan menyebarkan ilmu yang didapat kepada guru lain di sekolah masing-masing.
“Bapak-ibu berada disini untuk mewujudkan tujuan yang sangat mulia yaitu membangun karakter siswa menjadi pribadi yang mandiri, bernalar kritis, kreatif dan komuikatif. Karakter tersebut akan sangat bermanfaat bagi siswa di masa yang akan datang,”kata Untung.
“Maka dari itu, silahkan manfaatkan diklat ini untuk belajar bersama, berdiskusi dan berbagi pengalaman,”sambungnya.
Di kesempatan yang sama, Sewi selaku kepala sekolah UPTD SD Negeri 2 Sliyeg menyatakan,pihaknya merasa terharu dan bangga bisa menjadi bagian dari terselenggaranya kegiatan ini, disamping itu ia juga tidak lupa memohon maaf apabila selaku fasilitator masih banyak kekurangan dalam memberikan pelayanan kepada peserta diklat.
“Meskipun sekolah kami termasuk sekolah yang minim,namun berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik,”ungkap Sewi.
Sewi juga mengucapkan terimakasih kepada pihak BBGP dan Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Indramayu yang telah mempercayakan kegiatan ini dilaksanakan di sekolahnya. (yyn)
























