Indramayu Jabar, SIBER88.CO.ID_Upaya memperkuat akses pertanian dan mendorong perekonomian masyarakat terus dilakukan Pemerintah Desa (Pemdes) Mekargading, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.
Salah satunya melalui pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) berupa cor beton di blok Panggung sepanjang 295 meter yang direalisasikan menggunakan Dana Desa (DD) tahap II Tahun Anggaran 2026.
Pembangunan yang dilaksanakan pada Kamis (15/10/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah desa dalam meningkatkan infrastruktur penunjang aktivitas pertanian warga.
Jalan cor beton itu memiliki lebar 2 meter dengan total anggaran sebesar Rp99.620.200. Keberadaan akses jalan tersebut diharapkan memudahkan petani menjangkau lahan garapan, mengangkut hasil panen serta membawa pupuk dan berbagai kebutuhan pertanian lainnya.
Kuwu Mekargading, Sofyan Gunawan, menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Usaha Tani menjadi salah satu prioritas pembangunan fisik yang direalisasikan melalui Dana Desa tahap kedua tahun ini.
Perbaikan akses jalan pertanian dinilai penting, mengingat sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama mata pencaharian masyarakat Desa Mekargading. Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat memperlancar kegiatan usaha tani sekaligus mendukung produktivitas pertanian warga.
Ketua Kelompok Tani, Kadmirah, mengapresiasi pembangunan jalan cor beton tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Mekargading yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan para petani, khususnya dalam memperbaiki akses menuju kawasan pertanian.
Menurutnya, meskipun pembangunan jalan tersebut belum sepenuhnya menjangkau seluruh akses pertanian yang membutuhkan perbaikan, kehadiran jalan cor beton sepanjang 295 meter itu sudah dirasakan sebagai langkah positif bagi masyarakat petani di Blok Panggung.
“Mudah-mudahan dengan dibangunnya Jalan Usaha Tani ini, perekonomian masyarakat Mekargading semakin meningkat. Jalan ini bukan hanya memberikan manfaat bagi kelancaran mobilitas petani, tetapi juga diharapkan mampu mendukung produktivitas pertanian,” ungkap Kadmirah, Jumat(16/10/2026).
Ia menegaskan, perhatian terhadap petani perlu terus ditingkatkan karena sebagian besar masyarakat Mekargading menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian.
“Petani tidak boleh dipandang sebelah mata, karena petani merupakan tulang punggung ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.
Pemerintah desa juga diharapkan dapat melanjutkan perbaikan secara bertahap agar akses menuju lahan pertanian yang masih membutuhkan pembangunan dapat terpenuhi.
Dengan akses yang semakin baik, aktivitas petani diharapkan menjadi lebih lancar, biaya angkut hasil pertanian dapat ditekan dan potensi ekonomi masyarakat desa semakin berkembang.
























