Anggota TNI AD Dikeroyok Sekelompok Orang di Marunda, Korban Alami Luka-Luka

Jakarta, SIBER88.CO.ID_Seorang anggota TNI Angkatan Darat (TNI AD), Koptu Tutang Hermawan, yang bertugas di Dinas Pembinaan Mental Angkatan Darat (Disbintalad) Jakarta, dilaporkan menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang di kawasan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis (8/10/2026).

Berdasarkan kronologi kejadian yang dihimpun, peristiwa tersebut bermula ketika Koptu Tutang Hermawan diduga mengejar dan menangkap seorang terduga pelaku penjambretan,namun tidak lama kemudian, sejumlah orang yang diduga merupakan rekan pelaku datang dan melakukan pengeroyokan terhadap korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka pada bagian tubuhnya. Selain itu, dompet berisi dokumen identitas, kartu perbankan, uang tunai serta satu unit telepon genggam miliknya dilaporkan hilang atau dibawa oleh pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.

Sekira pukul 13.00 WIB, Koptu Tutang Hermawan, yang bertugas sebagai caraka Disbintalad, diketahui mengantarkan surat dinas ke Kolinlamil, kawasan Tanjung Priok Jakarta Utara. Setelah menyelesaikan tugasnya, korban kemudian dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di kawasan Rawa Panjang Rawalumbu Kota Bekasi.

Sekira pukul 14.30 WIB, korban berhenti di sebuah musola di area SPBU Bidara, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara untuk melaksanakan salat Zuhur.

Saat berada di lokasi, korban mendengar teriakan warga yang menyebut adanya penjambretan. Korban kemudian mengejar seseorang yang diduga sebagai pelaku dan berhasil menangkapnya sekira 30 meter dari SPBU.

Namun, situasi mendadak berubah ketika sekira 10 orang yang diduga merupakan rekan terduga pelaku datang ke lokasi. Korban kemudian dikeroyok dan dipukuli hingga tidak sadarkan diri.

Dalam kronologi yang dilaporkan, korban yang sudah tidak sadarkan diri kemudian dibawa menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Mio Soul ke arah Bekasi. Tiga sepeda motor lainnya disebut turut mengikuti perjalanan tersebut.

Rombongan itu kemudian tiba di kawasan Perumahan Summarecon Crown Gading Kelurahan Setia Asih Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi.

Sekira pukul 15.05 WIB, petugas keamanan Summarecon Crown Gading yang sedang berpatroli melihat keributan di area lahan kosong. Saat petugas mendatangi lokasi, orang-orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut dilaporkan melarikan diri.

Sepuluh menit kemudian, sekira pukul 15.15 WIB, pihak keamanan menghubungi Babinsa Koramil 02/Tarumajaya, Pelda Yatimi. Korban selanjutnya dibawa ke Koramil 02/Tarumajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Akibat peristiwa tersebut, Koptu Tutang Hermawan dilaporkan mengalami sejumlah luka, antara lain memar pada wajah, luka terbuka pada bagian kiri kepala, luka dan pembengkakan pada siku tangan kanan serta memar pada punggung dan betis kiri.

Selain luka fisik, sejumlah barang milik korban juga dilaporkan hilang atau dibawa oleh pihak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

Barang-barang tersebut meliputi dompet yang berisi Kartu Tanda Anggota (KTA), KTP, SIM A, SIM C, SIM TNI, kartu ATM BRI, kartu ATM BC, kartu BPJS Kesehatan, serta uang tunai sebesar Rp4.500.000. Satu unit telepon genggam merek Vivo juga dilaporkan hilang.

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai identitas para terduga pelaku, kondisi terkini korban, serta perkembangan penanganan perkara oleh pihak kepolisian masih perlu dikonfirmasi kepada instansi berwenang.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena bermula dari dugaan aksi penjambretan dan berujung pada kekerasan terhadap korban.

Penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan rangkaian kejadian, mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat, serta menelusuri keberadaan barang milik korban.