Sinjai Sulsel, SIBER88.CO.ID_ Kapolsek Sinjai Tengah, Iptu Tenri Gangka, bersama jajaran dan masyarakat setempat mempersiapkan (pembersihan)lahan penanaman jagung serentak kuartal I tahun 2026 yang dipusatkan di kelurahan Samaenre Lappadata kecamatan Sinjai Tengah kabupaten Sinjai.
kegiatan tersebut rencananya akan digelar Sabtu(7/3/2026) dan akan dihadiri langsung oleh Kapolres Sinjai, AKBP Jamal Fathur Rakhman, beserta jajaran polres sinjai, Bupati Sinjai serta Kadis Perkebunan serta unsur Forkopimda Sinjai.
Disampaikannya Kapolsek Sinjai Tengah bahwa kini lahan sudah di persiapan dengan baik, pihaknya bekerjasama dengan pemerintah setempat dan para tokoh masyarakat untuk memastikan kelancaran acara penanaman jagung serentak.
Selain itu akan melibatkan penyuluh pertanian dan kelompok tani. Kolaborasi ini menunjukan kekuatan sinergi lintas sektor dalam menjawab tantangan ketahanan pangan nasional.
Dalam kegiatan ini, nanti para peserta tidak hanya melakukan penanaman jagung serentak secara simbolis, tetapi juga mengikuti zoom meeting nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Seluruhnya nanti akan hadir di Kabupaten dan terhubung secara virtual dengan seluruh Polda hingga Polres jajaran.
Kapolsek Sinjai Tengah menyampaikan bahwa dukungannya terhadap program ketahanan pangan nasional dan juga mengapresiasi kerja keras para petani, serta kolaborasi lintas sektor yang telah memungkinkan panen jagung kuartal ini berjalan sukses.
“Hal ini menunjukan dukungan Polri, terhadap program strategis pemerintah dalam menguatkan ketahanan pangan nasional,”ujarnya, Jum’at(6/3/2026).
Kapolsek juga mengapresiasi kerja keras para petani dan semua pihak yang terlibat. Menurutnya, ini merupakan wujud nyata ketahanan pangan yang kuat di daerah dan pihaknya siap terus mendukung dalam hal pengamanan serta pendampingan.
“Ini menjadi simbol keberhasilan kerjasama antara petani dan pemerintah dalam menjaga stabilitas produksi pangan, serta mendukung program swasembada jagung nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat,” tambahnya.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara petani, pemerintah daerah, serta aparat keamanan dalam menjaga keberlangsungan produksi pertanian,” tandasnya.
























