GP Ansor SBB Kecewa Dengan Pemda SBB

Seram Bagian Barat Maluku, SIBER88.CO.ID _ Pelaksanaan Konferensi Cabang(KONFERCAB) ke III dan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) GP Ansor Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) telah berhasil diselesaikan.

Acara yang berlangsung dari tanggal 9 hingga 11 Agustus 2024 ini diadakan di aula Piru Permai Kota Piru, dengan suasana penuh kekeluargaan dan keakraban.

Ketua Panitia PKD PC GP Ansor, Nyoman, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam kesuksesan acara tersebut.

“kegiatan sebesar ini berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana, berkat kerja sama yang baik dari semua pihak,” kata Nyoman,Minggu(11/8/2024).

Namun, mantan Ketua GP Ansor SBB periode 2019-2023, Thamrin Manassa, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap Pemerintah Daerah (Pemda) yang terkesan kurang peduli.

Thamrin mengungkapkan,ketika panitia ingin bertemu dengan Pj Bupati di Pendopo, mereka diberitahu bahwa Pj Bupati sedang tidak enak badan dan akan beristirahat, sehingga pertemuan harus dijadwalkan ulang.

Meskipun menghargai kondisi tersebut, Thamrin merasa kecewa karena perwakilan Pemda yang hadir saat pembukaan acara tidak menyampaikan pesan yang sesuai dengan momentum dan tema kegiatan.

“Kedepan perwakilan Pemda yang mewakili Pj Bupati dapat menyampaikan pesan yang lebih sesuai dengan acara yang berlangsung, menggunakan teks sambutan dari Bupati untuk menjaga fokus dan arah sambutan,” harap Thamrin.

Thamrin juga menekankan pentingnya peran OKP (Organisasi Kepemudaan) seperti GP Ansor dalam pembangunan daerah dan mengharapkan adanya kolaborasi yang lebih baik antara Pemda dan OKP di masa mendatang.

Ditempat yang sama Wasekjen DPP GP Ansor, Mashuri Maswatu, yang juga mengajak Pemda SBB untuk bekerjasama dan berkolaborasi dalam membangun daerah.

Ketua GP Ansor terpilih masa khidmat 2024-2029, Aci Nane, turut menekankan pentingnya dukungan total Pemda terhadap kegiatan OKP, mengingat generasi muda yang tergabung dalam OKP adalah calon pemimpin masa depan.

Aktivis GP Ansor SBB dan Dosen FISIPOL Universitas Darussalam Ambon, Edi Arijanto Soselisa, juga menambahkan bahwa Pemda harus berterimakasih atas semangat dan gerakan pemuda yang tetap aktif dalam merawat dan membangun bangsa.

Edi Arijanto menegaskan bahwa tanpa keterlibatan pemuda, pembangunan daerah tidak akan berkembang optimal, dan kerja sama yang solid antara Pemda dan pemuda sangat diperlukan untuk kemajuan Kabupaten Seram Bagian Barat.

Penulis: AdamEditor: Badruzzaman