Diduga Lahan Pohon Pinus  Didaerah Gunung Wilis dan Penyarang Disewakan Milik Perhutani

Cilacap Jateng, SIBER88.CO.ID_Pohon pinus yang selama ini diambil getahnya oleh PERHUTANI , harus dilakukan premajaan pada pohon pinus yang sudah tidak efektip lagi menghasilkan getah.

Dari hasil Konfirmasi pada masyarakat yang mengelolah lahan sementara milik PERHUTANI tersebut mengatakan. Bahwa lahan ini disewakan sementara oleh masyarakat ,diduga 100 Ribu Rupiah. Dengan ukuran kurang lebih 16 X 100 persatu orang. Boleh ditanami tanaman biasa bukan jenis tanaman keras, seperti singkong, kacang dan lain-lain. Sambil menunggu PERHUTANI melakukan penanaman kembali bibit pohon pinus.

Sebelum tanah ini dikelolah oleh masyarakat, harus membersihkan terlebih dahulu sisa Tunggul pohon pinus yang sudah ditebang.

Lagi menurut keterangan masyarakat bahwa lahan penanaman kembali pohon pinus milik PERHUTANI tersebut dibagi dua lokasi yaitu Daerah Gunung Wilis dan Penyarang.

Untuk Daerah Penyarang disewakan kepada masyarakat di Daerah penyarang. Dan untuk Gunung Wilis disewakan kepada masyarakat Daerah Gunung Wilis untuk mengelolah.

Dari investigasi lapangan Siber88 lahan yang diremajakan diperkirakan ratusan hektar.

Mengingat masyarakat yang mengelolah lahan milik PERHUTANI ini ratusan orang.
Yang menjadi pertanyaan disini, masyarakat yang melaksanakan pembersihan pada lahan milik PERHUTANI tersebut, mendapat upah atau tidak, atau cuma inisiatip masyarakat untuk membersihkan lahan yang mereka sewa sementara pada PERHUTANI. Terutama pada bekas Tunggul kayu pinus sisa penembangan peremajaan. Semoga saja tanah milik PERHUTANI yang sementra dikelolah oleh masyarakat dapat memberikan keuntungan untuk masyarakat untuk menopang ekonomi mereka.
Senin 01/11/2022(TIM)