Lampung selatan, SIBER88.CO.IDWarung Nusantara 88 (WN88) Mitra TNI-POLRI Unit 13 Lampung surati Dinas PUPR Lampung selatan, Senin (05/06/23). Menindak lanjuti proyek gelaran hotmix peningkatan jalan ruas Margo lestari – Suka maju, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung selatan diduga sebagian tidak standar (Tipis) dan bergelombang, yang di kerjakan oleh Cv. Salim Jaya Kontruksi dengan nilai kontrak sebesar, 1.548.106.026,93. No kontrak 39/KTR/KONS-BM/DPUPR-LS/APBD/2023, Sumber dana APBD Kabupaten Lampung selatan tahun 2023.
Ketua WN88 Provinsi Lampung Sofyan Dalem Permata mengatakan,” hari ini Organisasi kemasyarakatan WN88 Lampung melalui tupoksi sebagai sosial kontrol dan undang-undang nomor 14 tahun 2018 tentang keterbukaan informasi publik sudah layangkan surat terhadap PUPR Lamsel, kami meminta kepada pihak PUPR untuk mengecek kualitas serta meninjau ulang proyek yang berada di jalan Margo lestari – Suka maju Kec. Jatiagung, guna melihat fakta yang ada dilapangan. Dengan cara melayangkan surat adanya dugaan tindak pidana korupsi, apa lagi proyek tersebut sudah ramai (viral) pemberitaannya di beberapa media Online. Dan apabila dalam kurun waktu tujuh hari setelah surat ini di terima tidak adanya respon klarifikasi terkait informasi yang diminta, maka kami akan meneruskan memasukkan gugatan ke komisi informasi dan selanjutnya meneruskan ke pihak Aparat Penegak Hukum, Kejati Lampung untuk ditindak lanjuti.
Pasalnya, dari hasil pengamatan Awak Media di lokasi proyek, yang digelar terlihat tambal sulam, selain itu diduga hotmixnya nampak ada beberapa titik yang kurang dari 4 cm.
Salah satu warga yang melintas saat dimintai tanggapan masalah jalan hotmix yang baru selesai di gelar menyayangkan Diduga Proyek jalan hotmix yang tebalnya gk sama.
“Alhamdulilah jalan sudah di perbaiki saya sangat senang tapi kayaknya pengaspalan jalan ini gak sama ada yang tipis,” Ujar warga yang enggan menyebutkan namanya.
Seharusnya proyek yang dibiayai oleh Pemerintah itu bisa dikerjakan lebih Profesional dan lebih mengedepankan kualitas, bukan malah ingin meraup keuntungan lebih banyak.
Jika mengurangi volume atau kualitas, tentu yang dirugikan bukan saja Negara, tapi dampaknya kepada masyarakat yang nantinya menerima manfaat dari jalan tersebut.
Ditempat yang sama Alpian Pengawas PU , menjelaskan panjang jalan yang di kerjakan 935 M, lebar 3,5 M, ketebalan 4cm dan ada 100 M yang di cor dasar 10cm+25 cm, spot-spot.
(Asyadi)
























