Bandung Jabar, SIBER88.CO.ID_Anggota DPR RI Rian Firmansyah menyambut era baru pemanfaatan sumber energi terbarukan melalui program pemanfataan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) yang bekerjasama dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Desa cimerang Kec. Padalarang, Kab. Bandung Barat, Selasa (27/06/2023)
Program Pemasangan PJU TS merupakan program Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui aspirasi dari Komisi VII DPR-RI dengan dukungan Pemerintah Daerah, sebagai salah satu solusi efisiensi tenaga listrik untuk penerangan yang difokuskan pada jalan perdesaan.
“Indonesia merupakan negara tropis yang dilalui oleh garis Khatulistiwa, merupakan sebuah anugerah yang luar biasa yang diberikan Tuhan, karena sepanjang tahun kita mendapatkan pasokan energi matahari (surya) yang bisa dimanfaatkan sebagai Sumber Energi Terbarukan, salah satu manfaatnya adalah dengan memasang Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS),” kata Rian Firmansyah saat meresmikan pemasangan penerangan jalan umum tenaga surya
Menurutnya, program pemasangan PJUTS merupakan salah satu solusi efisiensi tenaga listrik untuk penerangan yang difokuskan pada jalan pedesaan, khususnya jalan yang sulit dijangkau jaringan PLN secara konvensional sekaligus salah satu penopang Indonesia menuju target Net Zero Emission pada 2060 mendatang.
“Lampu PJUTS sangat tepat untuk visi masa depan yang mencintai lingkungan, karena dapat mengurangi jejak karbon dari individu, rumah, dan bisnis secara signifikan. Dengan kata lain, lampu bertenaga surya adalah cara yang tepat beralih ke sumber energi hijau, apalagi jika dikaitkan dengan modal, biaya pengoperasian, dan pemeliharaan, maka lampu PJU TS adalah investasi yang lebih baik daripada lampu jalan konvensional,” tuturnya saat meresmikan pemasangan PJUTS di wilayah Kab. Bandung Barat dan Kab. Bandung.
Rian menambahkan, Pemerintah Daerah dapat mengurangi penggunaan energi dan dampak karbon dengan mengandalkan energi matahari melalui PJUTS, karena panel surya memberi daya pada lampu jalan surya, yang berarti menyediakan energi bersih dan terbarukan. Dampak lingkungan akan perlahan dirasakan dengan adanya aktif partisipasi aktif masyarakat, pemerintah, dan pengusaha dalam transisi energi.
Terdapat 200 titik PJU TS yang telah diperjuangkan pada tahun 2022 untuk dua Kabupaten, yaitu yang tersebar di berbagai desa di Kab. Bandung Barat dan Kab. Bandung, dan untuk desa Cimerang ini terdapat 10 titik yang telah di pasang PJU TS. Untuk tahun 2023, Rian menegaskan telah mengupayakan jumlah lebih banyak lagi, yaitu sekitar 350 titik PJU TS, “Sebagai anggota DPR RI, saya memiliki kewajiban untuk memperjuangkan daerah pemilihan saya, dan seluruh komponen masyarakat, agar dapat memperoleh pelayanan maksimal, menerima manfaat sebagai hak warga negara dari pemerintah, salah satunya adalah penerangan jalan ini”.
Rian pun menegaskan bahwa program PJU TS ini merupakan bentuk kepedulian terhadap Pemda Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung, sehingga dapat membantu Pemerintah Daerah dalam menekan pengeluaran APBD dalam penggunaan energi. “Dampaknya, saya harapkan pemda dapat melakukan penghematan atau efisiensi dengan adanya PJU-TS ini, dan selanjutnya, dampak dari penghematan tersebut dapat difokuskan lagi untuk membuat program-program yang benar-benar menyentuh pada kebutuhan esensi masyarakat”, pungkasnya.
Program PJUTS merupakan salah satu instrumen untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat mendapatkan akses energi modern. “Hal tersebut dilakukan sebagai upaya mewujudkan energi berkeadilan, sebagaimana visi dan misi presiden serta wakil presiden (wapres) Indonesia,” jelasnya.
( Yans )
























