Lampung, SIBER88.CO.ID_ Pangdam XXI/ Radin Inten, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Kristomei Sianturi, memberikan pengarahan kepada Pama Abit Dik Tuk PA Tahun 2025 dan Pama Abit Akmil Tahun 2025, bertempat di aula A Yani Makodam XXI/RI Bandar Lampung, pada hari Jum’at (30/1/2026).
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Kasdam XXI/RI Brigjen TNI Andrian Susanto, Asintel Kasdam XXI/RI Kolonel Inf Erwin AT Wiyono,Aspers Kasdam XXI/RI Kolonel Inf Faisal Amri, Aslog Kasdam XXI/RI Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo, Asrendam XXI/RI Kolonel Arh Aji Prasetyo Nugroho, Asops Kasdam XXI/RI Kolonel Inf Triyono dan Aster Kasdam XXI/RI Kolonel Inf Anang Sofyan Effendy.
Pangdam XXI/ Radin Inten dalam sambutannya menyampaikan, dirinya mengucapkan selamat kepada para Perwira Muda lulusan Dik Tuk PA dan Akademi Militer Tahun 2025.
“Keberhasilan saudara menyelesaikan pendidikan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya sebagai pemimpin di satuan,”terang Pangdam.
“Jati Diri Perwira TNI AD sebagai Perwira TNI AD, saudara harus memahami dan menghayati jati diri sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional, Junjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas, Ingat, keberhasilan satuan sangat ditentukan oleh keteladanan perwira. Jadilah contoh dalam sikap, tutur kata dan tindakan,” tegas Mayjen TNI Kristomei.
“Kepemimpinan dan Tanggung Jawab sebagai perwira pertama, saudara akan langsung berhadapan dengan prajurit di lapangan, pahami bahwa prajurit tidak hanya membutuhkan perintah, tetapi juga perhatian, pemimpin yang baik adalah yang hadir, peduli dan bertanggung jawab,” lanjutnya.
“Bangun hubungan emosional yang sehat tanpa mengurangi wibawa kepemimpinan. Jangan ragu mengambil keputusan, namun tetap berdasarkan aturan, logika dan hati nurani,” pintanya.
“Profesionalisme dan sdaptasi tantangan tugas TNI AD ke depan semakin kompleks, baik dalam OMSP maupun OMP. Saudara dituntut untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan, melek terhadap perkembangan teknologi dan informasi,” tambah Pangdam XXI/RI.
“Bijak dan bertanggung jawab dalam penggunaan media sosial, jaga nama baik institusi, jangan sampai satu kesalahan kecil merusak karier dan mencoreng satuan,” perintahnya.
“Loyalitas dan netralitas, pegang teguh loyalitas kepada negara, TNI dan pimpinan, bukan kepada kepentingan pribadi atau golongan. Jaga netralitas TNI, khususnya dalam dinamika sosial dan politik di wilayah tugas,” tutup pangdam XXI/RI.
Pelaksanaan pengarahan Pangdam XXI/RI meningkatkan semangat dan rasa tanggung jawab kepada prajurit di satuannya, pertimbangan dalam pengambilan keputusan dan kebijakan dalam situasi apapun sebagai perwira.
























