Bandung Jabar, SIBER88.CO.ID_Badan kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung mengelar acara pembinaan kepada 107 Organisasi Kemasyarakatan (ORMAS) yang berlangsung di Hotel Sutan Raja Soreang, Rabu (05/07/2023).
Kegiatan Pembinaan kepada Ormas yang dilaksanakan Kesbangpol Kab.Bandung merupakan upaya pemerintah Daerah dalam mencegah peluang terjadinya konflik di bidang sosial politik, dan Organisasi kemasyarakatan bisa berkontribusi dan semakin menguatkan sinergitas juga kolaborasi dalam rangka menjamin keberlanjutan pembangunan menuju pencapaian visi misi Kabupaten Bandung.
Dalam sambutanya Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, pembinaan bagi organisasi kemasyarakatan yang di hadiri 250 orang peserta tersebut dapat memberikan pemahaman serta menyamakan persepsi terkait implementasi Undang-Undang nomor 17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan.
“Saya berharap setelah mengikuti pembinaan ini akan terbangun ormas-ormas yang mandiri di Kabupaten Bandung, peka terhadap permasalahan sosial di masyarakat juga bisa menjaga stabilitas dan kondusipitas daerah dan mampu mengaktualisasikan aspirasi masyarakat, mendukung visi misi pemerintah daerah untuk membawa kehidupan maysarakat Kabupaten Bandung yang semakin sejahtera,” Harapnya.
Diwaktu yang sama , Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bandung Drs. Bambang Sukmawidjaya., M.Si. mengungkapkan, pembinaan Ormas tersebut dilaksanakan selaras dengan misi ke 3 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung yakni mengoptimalkan pembagunan daerah berbasis partisipasi masyarakat yang menjungjung tinggi kreativitas dalam bingkai kearifan lokal.
“Acara ini bisa dijadikan ruang partisipatif dan wahana untuk membentuk kader pemimpin yang visioner. Ormas sebagai mitra pemerintah, diharapkan bisa berpartisipasi aktif dalam pembangunan dan berkontribusi secara professional, bertanggungjawab dan konsisten,” ungkapnya.
Lebih lanjut Bambang mengatakan, peran ormas sebagai kontrol dan sarana partisipasi masyarakat terkadang kerap ditunggangi oleh berbagai kepentingan kelompok tertentu untuk menggunakan ormas tersebut bagi kepentingan mereka. Dia berharap hadirnya Ormas bisa menjadi kontrol dan katalisator partisipasi masyarakat, sehingga terbangun sinergitas bersama dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang BEDAS.
“Saya berharap acara ini, karena bisa menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan ormas. Apalagi bulan Oktober nanti, akan digelar pemilihan kepala desa serentak di 22 desa dari 270 desa dan 10 kelurahan yang ada di Kabupaten Bandung dan Pilkada 2024 nanti. Saya harap kita bisa saling bekerjasama menjaga kondusifitas agar pilkades berlangsung aman, damai, lancar dan sukses,” pesannya.
Selain itu lanjutnya, pada agenda tersebut juga diberikan pembekalan mengenai pemberdayaan ormas. Menurut Bambang, idealnya pemberdayaan organisasi kemasyarakatan oleh pemerintah memiliki tujuan meningkatkan kemandirian organisasi. “ Sehingga mampu menjadi organisasi yang kuat dan mandiri. dengan kemandirian tersebut ia akan mampu menjalankan peran sesungguhnya dapat benar-benar besifat independen,” pungkas Bambang.
( Yans )
























