Halal Bihalal Semakin Eratkan Korem 043/Gatam dan Forkopimprov Lampung

Bandar Lampung, SIBER88.CO.ID_Suasana penuh keberkahan menyelimuti lapangan kantor Gubernur Lampung, Senin (30/3/2026).

Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, hadir bersama keluarga besar Pemerintah Provinsi Lampung dalam agenda tahunan Halal Bihalal pasca-Idul Fitri 1447 H.

Kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi momentum strategis untuk mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah antar unsur Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat di Bumi Ruwa Jurai.

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam sambutannya menekankan bahwa Ramadan merupakan “madrasah” yang membentuk karakter disiplin dan ketakwaan.

“Ramadan mengajarkan kita kedisiplinan—mulai dari sahur hingga salat tepat waktu. Semangat ini harus kita lanjutkan dalam membangun dan melayani masyarakat Lampung,” kata Mirzani.

Gubernur juga mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal memperkuat sinergi pelayanan publik.

“Mari jadikan silaturahmi sebagai penguat langkah, agar kerja kita ke depan semakin ringan, solid dan harmonis,” pintanya.

Sementara itu, Danrem 043/Gatam menegaskan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen dalam menjaga hubungan yang harmonis dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Momentum Halal Bihalal sangat penting untuk memperkuat silaturahmi. Sinergitas TNI dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas, kedamaian dan kerukunan di Provinsi Lampung,” tegas Brigjen TNI Sumarlin.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri unsur Forkopimda dan tokoh lintas sektoral, antara lain Pangdam XXI/RI, Kapolda Lampung, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, para pimpinan instansi militer (Danlanal, Danlanud Pangeran M Bunyamin, Danyon 7 Marinir), Kajati, Kabinda, Ketua PTA, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Acara ditutup dengan prosesi saling berjabat tangan (mushafahah) yang berlangsung penuh kehangatan. Diiringi lantunan selawat, para peserta saling memaafkan sebagai wujud keikhlasan dan kebersamaan.

Momentum ini menjadi cerminan bahwa di balik tugas dan tanggung jawab dalam menjaga keamanan serta pembangunan daerah, tetap terjalin nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan demi mewujudkan Provinsi Lampung yang aman, harmonis dan diberkahi.