Refleksi dan Capaian Polres Sinjai di Tahun 2025

Sinjai Sulsel,  Dalam tata kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, salah satu permasalahan krusial yang dihadapi oleh bangsa Indonesia adalah upaya mewujudkan sistuasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Fenomena yang berkembang akhir-akhir ini, menunjukan semakin meningkatnya aksi-aksi kriminalitas, yang semula didominasi oleh kejahatan konvensional (street crime), kemudian meluas ke bentuk kejahatan transnational crime, kejahatan terhadap kekayaan negara dan kejahatan yang berimplikasi kontinjensi.

Fenomena tersebut, apabila tidak diantisipasi upaya penanggulangannya maka diprediksikan akan menggangu, menghambat dan mengancam ketententraman hidup masyarakat, kegiatan usaha, penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan nasional.

Meskipun sudah cukup banyak keberhasilan yang dicapai oleh Kepolisian Resor Sinjai di bawah nahkoda AKBP Harry Azhar, dalam menanggulangi aksi-aksi kriminalitas melalui kegiatan operasi rutin, menempatkan personil berseragam ditempat-tempat tertentu dan tindakan hukum lainnya.

Angka kriminalitas di Kabupaten Sinjai di era kepemimpinan AKBP Harry Azhar tercatat, pada tahun 2024 mengalami peningkatan jumlah kasus dibanding tahun sebelumnya, dengan total 512 laporan polisi yang ditangani Polres Sinjai. Berbagai tindakan kejahatan sepeti pencurian, perampokan dan penyalahgunaan narkoba dilaporkan.

Pada periode Januari hingga Maret 2025, tercatat 42 kasus kecelakaan lalulintas, yang mayoritas melibatkan kendaraan roda dua. Selain itu,selama Operasi Pekat Lipu yang digelar Mei 2025, Polres Sinjai mengungkap 24 kasus penyakit sosial dan kejahatan lainnya, termasuk peredaran minuman keras,prostitusi daring dan judi.

Sementara kasus korupsi, pada Desember 2024, Polres Sinjai mengumumkan penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan korupsi dana APBD Kabupaten Sinjai tahun 2019-2022, yang penanganannya masih menunggu hasil audit BPK terkait potensi kerugian negara dan tahun 2025 penanganan dugaan korupsi terkait pengadaan baju batik yang masih dalam penanganan kepolisian.

Lebih terperinci terkait data kriminalitas tersedia dalam publikasi tahunan BPS Statistik Kriminal 2024-2025, yang dirilis pada Desember 2025.

Dengan data statistic yang menunjukan bahwa kasus kriminalitas di Sinjai meningkat sebanyak 18 kasus pada tahun 2024 dibandingkan dengan tahun 2023, dengan total 512 kasus,sebelumnya memang ada kekhawatiran akan mengancam stabilitas sosial dan ekonomi daerah.

Namun pada dasarnya, kekhawatiran itu dapat diantisipasi dengan keberhasian Polres Sinjai dalam tugas Pemeliharaan Kemananan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas), setidaknya dapat dicirikan oleh penurunan angka kriminalitas, terciptaya rasa aman di masyarakat dan terjalinnya kerjasama yang solid antara Polisi, masyarakat dan jurnalis.

Terkait indikator dan bentuk keberhasilan Polres Sinjai yang dicatat, diantaranya, menurunnya jumlah laporan tindak kejahatan dan peningkatan penyelesaian kasus (tingkat clearance rate) di wilayah hukum Polres Sinjai.

Sementara terkait situasi Kamtibmas di Sinjai, dapat dicatat sebagai upaya mewujudkan stabilitas keamanan, terutama selama kegiatan-kegiatan besar, hari raya keagamaan, atau proses politik seperti Pilkada yang menunjukan kemampuan Polres Sinjai dalam manajemen keamanan.

Tidak dapat dinafikan, pada tingkat kepercayaan publik, tingkat kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polres Sinjai dalam memberikan perlindungan dan pelayanan, dapat menjadi cermin keberhasilan tugas Harkamtibmas.

Terkait partipasi masyarakat (Polmas), tercatat pula sebagai langkah keberhasilam dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat melaui program perpolisian masyarakat, seperti pembentukan Siskaming atau penghargaan bagi masyarakat yang peduli kamtibmas.

Pada bagian soal kemampuan Polres Sinjai dalam merespon cepat laporan masyarakat, potensi gangguan keamanan dan keadaa kontinjensi (darurat), terbilang baik dan patut mendapat respon positif.

Sementara pada kegiatan preventif yang masif, dapat dibilang cukup baik khususnya pada kegiatan pencegahan seperti patroli rutin, penyuluhanhukum, dan sambang desa oleh Bhabinkamtibmas yang efekttif mencegah terjadinya pelanggaran hukum.

Selama era kepemimpinan AKBP Harry Azhar, beberapa kegiatan yang menunjukan keberhasilan meliputi, patroli dialogis dan strong point. Dimana kegiatan ini dilakukan tidak hanya sebatas melintas, tetapi juga berdialog langsung dengan masyarakat di titik-titik rawan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Dalam hal penyelesaian masalah di tingkat lokal (problem oriented policing), keberhasilan Bhabinkamtimbas jajaran Polres Sinjai tercatat mampu menyelesaikan perselisihan atau masalah sosial di desa, di kelurahan secara musyawarah dan mufakat, sebelum menjadi tindak pidana.

Untuk pengamanan agenda nasional, jajaran Polres Sinjai cukup bserhasil, diantaranya pengamanan kegiatan skala besar seperti pengamanan TPS Pilkada atau arus mudik-balik libur hari raya Idul Fitri,Idul Adha dan Nataru, tanpa adaya gangguan kamtibmas yang signifikan.

(sumber, dari berbagai catatan)media SIBER88 dan masyarakat sinjai sangat berterimakasih kepada sosok Kapolres yang selalu tampil sebagai pemimpin yang peduli kepada masyarakat.