Tradisi Sedekah Bumi Desa Mekargading: Rawat Alam, Mohon Selamat dan Rasa Syukur

Indramayu Jabar, SIBER88.CO.ID_Pemerintah Desa Mekargading Kecamatan Sliyeg kembali menggelar tradisi adat Sedekah Bumi, sebuah kegiatan turun-temurun sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rezeki, hasil pertanian, serta keselamatan bagi seluruh warga desa.

Masyarakat Mekargading berduyun-berduyun datang ke kantor desa setempat untuk menyaksikan prosesinya,mereka sambil membawa tumpeng untuk saling berbagi kepada warga sekitar.Acara ini diawali dengan doa bersama tokoh agama dan sesepuh desa, diikuti oleh seluruh elemen masyarakat. Sedekah Bumi tidak hanya menjadi simbol rasa syukur, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan dan menjaga harmoni antarwarga.

Dalam rangkaian kegiatan, warga menyaksikan prosesi lainya dalam acara “Burak Tumpeng” mendem sedekah bumi,ada hal unik dalam ritual sedekah bumi yaitu peletakan cincin emas ke dalam sumur tua di depan kantor desa Mekargading yang dilakukan oleh Plh desa Mekargading.

Plh Kuwu desa Mekargading, Akmadi, menyampaikan bahwa tradisi Sedekah Bumi adalah warisan leluhur yang harus dijaga dan dilestarikan.

“Melalui acara ini kita berharap keberkahan senantiasa menyertai desa Mekargading, serta seluruh warga diberikan keselamatan dan kemakmuran,” ujarnya,Rabu(3/12/2025).

Hadir dalam gelaran sedekah bumi di desa Mekargading tersebut kuwu desa Gadingan Suwarto, Bhabinkamtibmas Polsek Sliyeg, Bhabinsa Koramil 1607/Sliyeg dan warga masyarakat desa Mekargading.

Dengan terselenggaranya Sedekah Bumi tahun ini, masyarakat berharap semoga hasil pertanian meningkat, lingkungan tetap aman,tentram, serta hubungan sosial antarwarga semakin erat.